INDOZONE.ID - Di tengah gempuran teknologi dan derasnya arus digital, banyak orang tua merasa kewalahan mengatur screen time anak.
Gaya pola asuhnya mungkin terkesan “kolot”, tapi justru di situlah kekuatannya Kisah Dokter Tirta, ayah sekaligus figur publik bisa jadi inspirasi segar.
Jadi ada aturan yang jelas, komunikasi yang terbuka, dan kehadiran yang nyata.
Baca juga: 40 Ide Nama Hamster yang Lucu, Imut dan Menggemaskan
Anak-anak Dokter Tirta yang masih berusia 6 dan 7 tahun sudah punya iPad masing-masing.
Tapi bukan berarti mereka bebas pakai sepuasnya. Ada aturan ketat yakni 45 menit untuk bermain dan maksimal 1,5 jam untuk belajar.
Sisanya? Waktu mereka diisi dengan aktivitas fisik seperti futsal, renang, atau naik gunung. Menurutnya, gadget memang bagian dari zaman, tapi bukan segalanya.
Sejak usia 4-5 tahun, anak-anaknya sudah terbiasa dengan sistem penghargaan dan hukuman.
Kalau PR nilainya di bawah 80, siap-siap diinterogasi. Menariknya, Tirta memberi tantangan positif yakni anak diminta buat soal sendiri pakai ChatGPT, dan jika 60 soal benar, dapat bonus main.
Belajar jadi menyenangkan karena ada motivasi, bukan paksaan.
Baca juga: Siap Merayakan! Berikut Link Download Logo Resmi HUT RI ke-80 Tersedia di Sini!
Selain ceramah dan menyita iPad selama beberapa jam, Tirta pernah mengurung anaknya di gudang gelap selama satu jam.
Kedengarannya ekstrem? Ya. Tapi ia menjelaskan bahwa ini hanya dilakukan dalam situasi serius, dan tujuannya bukan menakut-nakuti, melainkan memberi ruang refleksi.
Anak-anak harus diajak buat paham bahwa setiap tindakan punya konsekuensi sendiri-sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube @UUNGVF