Ilustrasi Hydrafence. (Freepik)
INDOZONE.ID - Nama Hydrafence mulai ramai dibicarakan di industri kecantikan lokal.
Teknologi ini diperkenalkan oleh Marshant, brand skincare baru yang mengusung pendekatan berbasis sains dan formulasi in-house.
Hydrafence dikembangkan sebagai kompleks hidrasi untuk membantu kulit mempertahankan kelembapan lebih lama. Tidak hanya melembapkan, teknologi ini juga dirancang untuk mendukung fungsi skin barrier agar kulit tetap stabil di tengah paparan lingkungan harian.
Hydrafence hadir sebagai jawaban atas kebutuhan hidrasi kulit modern, terutama untuk kulit kering, kusam, dan sensitif.
Teknologi Hydrafence diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran resmi Marshant melalui acara bertajuk “Lunch and Launch”, yang digelar pada 18 Desember 2025 di Silk Thai, Jakarta Selatan.
Baca juga: Chemical vs Physical Exfoliation: Mana yang Lebih Aman untuk Kulit Kering?
Penerapan Hydrafence pertama kali hadir lewat produk Hydralock Moisture Gel. Produk ini dirancang sebagai pelembap harian dengan tekstur ringan dan nyaman digunakan di berbagai kondisi kulit.
Hydrafence di dalam Hydralock Moisture Gel diklaim membantu menjaga hidrasi kulit hingga 120 jam, sekaligus memperkuat lapisan pelindung kulit.
Pendekatan ini menempatkan hidrasi sebagai fondasi utama kesehatan kulit, bukan sekadar efek instan.
Dengan karakter yang ringan dan tidak lengket, produk ini diposisikan untuk penggunaan harian, termasuk sebagai base sebelum makeup.
Selain Hydralock Moisture Gel, Marshant juga memperkenalkan tiga produk lain yang melengkapi rangkaian perawatan kulitnya.
Revita Glow Skin Rejuvenator Emulsion diformulasikan sebagai pelembap multi-aksi untuk membantu menyamarkan garis halus dan menjaga tampilan kulit tetap cerah.
Sementara Exopeel Skin Renewal Serum hadir sebagai serum eksfoliasi lembut yang dirancang aman digunakan secara bertahap.
Untuk perawatan tubuh, Marshant menghadirkan Brightening Fusion Body Enhancer dengan triple brightening complex yang fokus pada hidrasi tahan lama dan kenyamanan kulit tanpa rasa lengket.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Narasumber