Ilustrasi atlet pakai headphone nirkabel. (Freepik)
INDOZONE.ID - Atlet, headphone nirkabel, dan latihan olahraga, belakangan menjadi topik perbincangan publik.
Sejumlah atlet profesional dunia, tampak tidak lagi menggunakan earbud Bluetooth saat berlatih maupun menjelang pertandingan.
Dikutip dari Hindustan Times, fenomena ini sempat dikaitkan dengan kekhawatiran terhadap paparan radiasi atau medan elektromagnetik.
Namun, dokter menyebut alasan lain sebenarnya jauh lebih rasional dan berbasis kesehatan.
Dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) menegaskan, keputusan atlet meninggalkan headphone nirkabel bukan didasari teori konspirasi, melainkan risiko kesehatan telinga dan keselamatan saat latihan.
Konsultan THT di Manipal Hospital, Bhubaneswar, Dr. RVS Kumar, menjelaskan, penggunaan earbud dalam durasi lama, dapat memicu berbagai masalah.
Baca juga: Earbud Nempel Pas Tidur? Ini Plus Minusnya Buat Kesehatan Telinga
“Atlet berlatih dalam kondisi panas, berkeringat, dan bergerak berulang dalam waktu lama. Earbud nirkabel memerangkap panas dan kelembapan di saluran telinga,” ujarnya.
Kondisi tersebut menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri dan jamur. Sehingga, meningkatkan risiko otitis eksterna atau infeksi telinga luar.
Kasus tersebut kini tidak hanya dialami perenang, tetapi juga pelari, pesepeda, dan pengguna gym.
Selain infeksi, keamanan saat olahraga menjadi pertimbangan utama. Headphone nirkabel dapat menghalangi suara sekitar, termasuk kendaraan, peringatan, atau atlet lain.
“Kesadaran terhadap lingkungan sangat penting, terutama saat lari atau bersepeda di luar ruangan. Headphone bisa meningkatkan risiko kecelakaan,” kata Dr. Kumar.
Ilustrasi atlet pakai earbud saat olahraga. (Freepik)
Masalah lain yang tidak kalah serius adalah, penurunan pendengaran. Atlet kerap menaikkan volume untuk menutupi suara bising di gym atau jalan raya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times