Ilustrasi kulit kering (freepik)
INDOZONE.ID - Memasuki tahun 2026, banyak orang mulai menyusun resolusi baru. Mulai dari pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga memperbaiki kebiasaan perawatan kulit.
Buat kamu yang punya tipe kulit kering, ini jadi momen yang pas untuk mengevaluasi kembali skincare routine yang selama ini dijalani. Sebab, masih banyak mitos tentang kulit kering yang dipercaya turun-temurun, padahal justru bisa bikin kondisi kulit makin bermasalah.
Hal ini diungkapkan oleh Dr Soujanya Dhulipala, dokter spesialis kulit konsultan di ADCS Clinic. Menurutnya, kulit kering bukan hanya soal kurang minum air, melainkan berkaitan erat dengan kondisi skin barrier atau lapisan pelindung kulit.
“Kulit kering adalah salah satu masalah skincare paling umum, terutama saat cuaca dingin atau di lingkungan dengan udara kering,” jelas Dr Dhulipala dikutip dari Hindustan Times.
Lebih jauh, ada ulasan 6 mitos tentang kulit kering yang perlu kamu hentikan mulai 2026. Yuk simak ulasan selengkapnya.
Banyak orang mengira minum air putih sebanyak-banyaknya bisa langsung mengatasi kulit kering. Faktanya, hal tersebut tidak sepenuhnya benar.
“Lapisan terluar kulit, yaitu stratum corneum, lebih bergantung pada kondisi pelindung kulit dibandingkan kadar cairan di dalam tubuh,” ujar Dr Dhulipala.
Ia menambahkan, saat skin barrier rusak, kelembapan akan tetap menguap meski kamu sudah minum air dalam jumlah banyak.
Solusinya bukan hanya memperbanyak minum, tapi juga menggunakan produk yang fokus memperbaiki skin barrier, seperti pelembap dengan kandungan lipid dan natural moisturizing factors.
Baca juga: Kulit Kusam dan Kering? Ini Cara Memperbaikinya dari Dalam dan Luar
Sekilas, kulit berminyak memang terasa berlawanan dengan kulit kering. Namun kenyataannya, keduanya bisa terjadi bersamaan.
“Kulit bisa berminyak sekaligus kering, terutama jika terlalu sering memakai cleanser atau eksfoliator yang keras,” jelasnya.
Menurut Dr Dhulipala, kondisi ini membuat kulit kehilangan minyak alaminya, lalu memproduksi sebum berlebih sebagai kompensasi, tapi tetap kekurangan kelembapan. Akibatnya, kulit jadi mudah iritasi dan berjerawat.
Untuk mengatasinya, ia menyarankan penggunaan pembersih wajah yang lembut dan pelembap yang membantu memulihkan lapisan lipid kulit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times