Ilustrasi pakai skincare tapi tidak ada hasil (freepik).
INDOZONE.ID - Pernah ngerasa udah rajin pakai skincare yang lagi viral — dari salicylic acid buat jerawat sampai vitamin C biar glowing — tapi hasilnya zonk? Tenang, kamu nggak sendiri.
Faktanya, nggak semua produk yang hype bakal cocok di semua orang. Kulit tiap orang itu beda, jadi wajar kalau hasilnya juga nggak selalu sama.
Nah, kalau skincare kamu terasa nggak bekerja atau malah bikin kondisi makin kacau, bisa jadi ini penyebabnya.
Baca juga: Tips Aman Mudik Jarak Jauh bagi Penderita Saraf Kejepit, Jangan Disepelekan
Skincare itu bukan sulap yang langsung kelihatan hasilnya dalam semalam. Kalau kamu sering skip atau gampang tergoda ganti produk baru, jangan heran kalau hasilnya nggak maksimal.
Solusi: mulai dari rutinitas simpel tapi rutin: cuci muka → treatment → pelembab → sunscreen (pagi hari). Kuncinya: konsisten.
Banyak yang nggak sadar kalau skincare juga punya masa aktif setelah dibuka. Kalau sudah terlalu lama, efeknya bisa hilang—bahkan berisiko jadi sarang bakteri.
Solusi: cek label PAO (Period After Opening). Produk tertentu seperti maskara bahkan sebaiknya diganti tiap beberapa bulan.
Baca juga: Cara Menetapkan Batasan Diri agar Tidak Terjebak Burnout
Taruh skincare di kamar mandi yang lembab atau kena panas? Itu bisa bikin kandungan aktifnya rusak.
Solusi: simpan di tempat yang sejuk dan kering. Kalau mau lebih optimal, bisa pakai beauty fridge biar kualitasnya tetap terjaga.
Kulit bisa berubah tergantung kondisi lingkungan. Panas bikin lebih berminyak, dingin bikin kering.
Solusi: sesuaikan skincare dengan kondisi kulit saat itu. Jangan pakai produk yang sama terus tanpa adaptasi.
Baca juga: Nggak Perlu Fat Burner Mahal! 11 Makanan Ini Bisa Bantu Bakar Lemak Lebih Cepat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline