Ilustrasi saraf kejepit. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Mudik jarak jauh memang jadi momen yang ditunggu-tunggu. Tapi bagi kamu yang punya masalah saraf kejepit, perjalanan berjam-jam bisa jadi tantangan serius karena bisa memicu nyeri yang kambuh.
Saraf kejepit itu terjadi ketika saraf tertekan oleh jaringan di sekitarnya, bisa dari tulang, otot, atau bantalan tulang belakang. Efeknya mulai dari nyeri, kesemutan, sampai mati rasa.
Baca juga: 4 Cara Detoks Tubuh Alami Setelah Lebaran, Aman dan Tanpa Diet Ekstrem
Secara umum, ada dua kondisi yang sering jadi penyebab:
Meski punya kondisi ini, kamu tetap bisa mudik dengan nyaman, asal tahu tips yang tepat.
1. Jangan Duduk Diam Terlalu Lama
Coba ubah posisi duduk tiap 30 menit, karena duduk lama di posisi yang sama membuat tekanan ke tulang belakang semakin besar.
2. Rutin Peregangan
Setiap 60–90 menit, sempatkan stretching ringan. Fokus ke leher, bahu, dan punggung biar otot tidak kaku. Jika naik mobil pribadi, kamu bisa sekalian turun sebentar untuk jalan santai.
Baca juga: Apa Itu Ovulasi? Pengertian, Tanda-Tanda, dan Cara Menghitung Masa Subur
3. Pakai Penyangga Pinggang
Kursi kendaraan kadang tidak support postur tubuh dengan baik. Solusinya, pakai bantal kecil atau gulungan handuk di bagian pinggang. Hal simpel ini bisa bantu mengurangi tekanan ke saraf.
4. Jangan Memaksakan
Tidak usah terlalu mengejar waktu, lebih baik atur jadwal berhenti di rest area agar tubuh bisa istirahat. Hal ini penting untuk memberikan waktu otot dan saraf recovery.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eka Hospital