Ilustrasi mencuci wajah (Freepik)
INDOZONE.ID - Tren skincare kembali ramai dibahas di media sosial lewat sebuah kebiasaan sederhana bernama #60SecondRule.
Konsepnya terdengar sepele: mencuci wajah selama 60 detik penuh. Tapi siapa sangka, perubahan kecil ini justru diklaim bisa bikin kulit jauh lebih bersih dan terasa lebih sehat.
Selama ini, banyak orang terbiasa mencuci wajah dengan cepat — sekadar bilas dan selesai dalam 20–30 detik.
Padahal, cara ini sering dianggap belum cukup untuk benar-benar mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup dari kulit.
Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Pori-pori Tersumbat agar Kulit Tetap Sehat dan Bersih
Meski tidak ada aturan medis yang menetapkan durasi pasti untuk cuci muka, angka 60 detik ini ternyata berakar dari praktik para esthetician dan facialist profesional.
Dalam perawatan wajah di klinik kecantikan, pembersih wajah biasanya dipijat lembut ke kulit selama kurang lebih satu menit. Tujuannya bukan cuma membersihkan, tapi juga membantu meluruhkan kotoran secara lebih optimal sekaligus memberi efek relaksasi pada kulit.
Dari kebiasaan inilah, konsep 60 detik kemudian diadaptasi menjadi rutinitas skincare harian yang bisa dilakukan sendiri di rumah.
Baca juga: Apa Itu Keratin Treatment? Manfaat, Proses, Perbedaan, dan Tips Perawatannya
Awalnya, tren ini terlihat seperti hal kecil yang terlalu dibesar-besarkan. Tapi rasa penasaran muncul, apalagi setelah melihat banyak orang membagikan pengalaman serupa di media sosial.
Pengalaman pribadi saat kulit sedang “bermasalah” juga jadi bahan refleksi.
Dulu, kondisi wajah pernah dipenuhi jerawat dan komedo, sampai sempat mencoba berbagai cara — mulai dari gonta-ganti skincare, mengatur pola makan, hingga kebiasaan buruk seperti memencet jerawat yang justru memperparah kondisi kulit.
Sempat juga mencoba teknik pembersihan wajah yang lebih lama seperti oil cleansing, dan hasilnya memang terasa: kulit jadi lebih bersih dan lebih ringan.
Baca juga: Anti Keriput Dari Sekarang! 8 Cara Simpel Biar Kulit Tetap Kencang Tanpa Perawatan Mahal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline