Ilustrasi meditasi untuk memiliki kecerdasan emosional terbaik. (Freepik)
INDOZONE.ID - Ada kabar baik bagi Anda yang rutin bermeditasi. Sebuah studi gabungan dari para peneliti Harvard, Yale, dan MIT mengungkap bahwa meditasi secara teratur dapat mengubah struktur fisik otak—dengan cara yang mengejutkan dan sangat positif.
Selama ini kita tahu meditasi bisa menenangkan pikiran. Ternyata, ia juga bisa membuat otak secara fisik lebih tebal, padat, dan sehat.
Para peneliti membandingkan pemindaian otak 20 orang yang berpengalaman dalam meditasi dengan 15 orang yang tidak pernah bermeditasi.
Baca juga: 11 Makanan Ini Ternyata Bisa Bikin Kamu Cepat Tua! Coba Ganti yang Lebih Sehat
Para praktisi ini mempraktikkan meditasi wawasan ala Buddha (insight meditation), yaitu metode yang fokus mengamati apa yang terjadi di sekitar, bukan dengan mantra atau pernapasan.
Mereka rata-rata bermeditasi 40 menit per hari, dengan pengalaman bervariasi dari satu tahun hingga puluhan tahun.
Hasilnya mencengangkan: area korteks (lapisan terluar otak) para meditator lebih tebal 4 hingga 8 per seribu inci di area-area kunci yang bertanggung jawab atas perhatian dan pemrosesan sensorik.
Yang lebih menarik, efek penebalan ini justru lebih terlihat pada peserta yang lebih tua.
Baca juga: Cara Menurunkan Darah Tinggi Mulai dari Kebiasaan Sehari-hari, Wajib Kamu Coba
Ini menunjukkan bahwa meditasi mungkin dapat membantu memperlambat penuaan kognitif yang biasanya terjadi seiring bertambahnya usia.
Penemuan ini menentang anggapan lama bahwa korteks otak akan menipis seiring usia.
Para peneliti menemukan bahwa meditator mampu menjaga ketebalan korteks mereka, bahkan membuatnya lebih tebal, di area yang biasanya menurun fungsinya seiring waktu.
"Data kami menunjukkan bahwa praktik meditasi dapat mendorong plastisitas kortikal pada orang dewasa di area yang penting untuk pemrosesan kognitif dan emosional serta kesejahteraan," kata Sarah Lazar, psikolog Harvard yang menjadi penulis utama studi ini.
Baca juga: 4 Suplemen yang Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Jahat Menurut Dokter
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vice.com