Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 APRIL 2026 • 19:11 WIB

Dari Sperma Salmon hingga Kotoran Burung, Tren Skincare Aneh yang Ternyata Punya Landasan Sains

Dari Sperma Salmon hingga Kotoran Burung, Tren Skincare Aneh yang Ternyata Punya Landasan SainsIlustrasi tren skincare (freepik).

INDOZONE.ID - Klinik You & I di Seoul, Korea Selatan, punya perawatan tekstur kulit yang banyak diminati.

Metodenya melibatkan penyuntikan fragmen kecil DNA dari sperma salmon ke dalam lapisan dermis kulit. 

Hal ini bukan  bertujuan untuk menambah volume seperti filler, melainkan untuk merangsang jaringan kulit agar lebih sehat.

Kyu-Ho Yi, dokter estetika di klinik tersebut sekaligus profesor di Universitas Yonsei, menjelaskan konsep ini sebenarnya berasal dari dunia kedokteran regeneratif dan penyembuhan luka. 

Baca juga: Rambut Kusam dan Gampang Patah? Bisa Jadi Hair Barrier Kamu Rusak! Ini Cara Ampuh Kembalikan Sehatnya

Fragmen DNA dari ikan punya potensi memperbaiki jaringan pada pasien dengan bekas luka.

Apa Kata Sains?

Data ilmiah tentang perawatan ini masih relatif sedikit. Namun beberapa studi menunjukkan bahwa perawatan yang memanfaatkan polinukleotida murni dari sperma salmon ini dapat membantu mengurangi garis halus.

Joshua Zeichner, profesor dermatologi di Mount Sinai Hospital, AS, mengatakan perawatan ini terbukti membantu meningkatkan hidrasi, kekenyalan, tekstur, dan kerutan kulit. 

"Tidak jelas bagaimana seseorang pertama kali memutuskan untuk mencoba ini sebagai perawatan kulit, tapi tetap saja, ada praktik semacam ini," ujarnya.

Baca juga: Konsumsi Kolagen Harus Pagi atau Malam? Banyak yang Masih Salah! Ini Penjelasan Sebenarnya

Perawatan Aneh Lain yang Punya Dasar Ilmiah

Selain suntikan sperma salmon, beberapa perawatan aneh lainnya juga sedang populer:

1. Facial Geisha 

Facial Geisha menggunakan kotoran burung nightingale yang disterilkan dengan sinar ultraviolet, dicampur dengan bahan eksfoliator dan pencerah, lalu dioleskan sebagai masker. 

Praktik ini berawal dari penemuan di Jepang bahwa kotoran burung nightingale bisa digunakan sebagai penghilang pewarna pada kain. 

Baca juga: Skincare Minimalis Makin Naik Daun! Produk “Satu Bahan Aktif” Lebih Ampuh atau Cuma Tren? Ini Jawabannya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dari Sperma Salmon hingga Kotoran Burung, Tren Skincare Aneh yang Ternyata Punya Landasan Sains

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!