Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 13 MEI 2026 • 12:00 WIB

Banyak yang Salah Langkah! Ternyata Kunci Kulit “Glass Skin” Bukan Skincare Mahal, Tapi Step Kecil Ini

Banyak yang Salah Langkah! Ternyata Kunci Kulit “Glass Skin” Bukan Skincare Mahal, Tapi Step Kecil IniIlustrasi kulit wajah sehat. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kalau kamu sering lihat kulit orang Korea yang tampak bening, lembab, dan glowing seperti kaca, itulah yang disebut “glass skin”. Banyak orang mengira hasil ini cuma bisa didapat dari skincare mahal atau rutinitas yang super panjang.

Padahal kenyataannya nggak sesulit itu. Kuncinya justru ada di pondasi skincare yang benar, bukan sekadar banyaknya produk yang dipakai.

Dan dari semua langkah skincare, ada satu tahap sederhana yang sering diremehkan tapi punya peran besar banget: toner.

Toner Itu Bukan Pelengkap, Tapi Pondasi Skincare yang Sering Diremehkan

Banyak orang masih menganggap toner itu cuma “air tambahan” setelah cuci muka. Padahal fungsinya jauh lebih penting dari itu!

Toner membantu menyegarkan kulit sekaligus mengembalikan keseimbangan pH kulit setelah proses pembersihan wajah. Saat wajah dicuci, kondisi kulit bisa sedikit berubah dan pH jadi kurang stabil. Di sinilah toner bekerja untuk “menyetel ulang” kondisi kulit supaya kembali siap menerima skincare berikutnya.

Menurut para ahli kecantikan, ketika pH kulit kembali seimbang, maka penyerapan skincare seperti serum, essence, dan moisturizer jadi jauh lebih maksimal. Jadi bukan cuma numpang lewat di permukaan kulit, tapi benar-benar bekerja lebih efektif.

Baca juga: 8 Langkah Menuju Glass Skin Impian, Dijamin Bikin Wajah Glowing!

Kenapa pH Kulit Itu Penting Banget?

Mungkin banyak yang belum sadar, tapi kulit kita punya lapisan pelindung alami yang bekerja optimal pada kondisi pH tertentu. Kalau keseimbangan ini terganggu, kulit bisa jadi lebih mudah kering, sensitif, bahkan breakout.

Nah, toner yang tepat membantu menjaga kondisi ini tetap stabil.

Makanya, kalau kamu sering merasa skincare kamu “nggak ngaruh”, bisa jadi masalahnya bukan di produknya, tapi di langkah skin-prep yang kurang tepat.

Jangan Asal Pilih Toner, Ini yang Harus Kamu Waspadai

Meskipun terlihat simpel, pemilihan toner nggak boleh sembarangan.

Beberapa toner di pasaran mengandung alkohol atau witch hazel dalam kadar tinggi. Memang, efek awalnya bisa bikin kulit terasa lebih bersih dan segar. Tapi kalau dipakai terus-menerus, justru bisa bikin kulit kehilangan kelembaban alaminya.

Hasilnya? Kulit jadi terasa kering, mudah tertarik setelah cuci muka, bahkan bisa muncul iritasi pada kulit sensitif.

Jadi, bukan berarti toner yang bikin “kesat” itu bagus. Justru kulit yang terlalu kering bukan tanda sehat, tapi tanda kulit kehilangan kelembabannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Banyak yang Salah Langkah! Ternyata Kunci Kulit “Glass Skin” Bukan Skincare Mahal, Tapi Step Kecil Ini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!