Hamil di usia 40-an kini jadi tren di banyak wanita (Instagram/annehathaway)
INDOZONE.ID - Dulu, hamil di usia 40-an sering dianggap terlalu berisiko atau bahkan terlambat. Tapi sekarang, pandangan itu mulai berubah.
Di Amerika Serikat, angka kehamilan pada perempuan usia di atas 40 tahun bahkan sudah melampaui angka kehamilan remaja.
Tren ini juga terlihat di kalangan selebriti Hollywood, seperti Anne Hathaway, Sienna Miller, hingga Claire Danes yang menjalani kehamilan di usia matang.
Banyak perempuan kini memilih menunda punya anak karena alasan karier, kesiapan mental, hubungan, hingga kondisi finansial yang lebih stabil.
Baca juga: Lauren Maners Selamatkan Kucing Liar Hamil, hingga Melahirkan di Hari yang Sama
Buat sebagian orang, usia 40-an justru jadi masa ketika mereka merasa paling siap menjadi orang tua.
Sienna Miller bahkan sempat mempertanyakan stigma yang masih melekat pada perempuan yang hamil di usia matang.
“Kita tidak menghakimi pria yang punya anak di usia 80-an, jadi kenapa perempuan masih dipermasalahkan saat hamil di usia 40-an?” ujarnya.
Meski begitu, para dokter mengingatkan bahwa kehamilan di usia 40-an memang tetap memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi dibanding usia yang lebih muda.
Risiko seperti keguguran, komplikasi kehamilan, hingga kelainan kromosom cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.
Namun, perkembangan teknologi reproduksi membuat peluang hamil di usia matang kini jauh lebih besar dibanding dulu.
Salah satu yang paling berpengaruh adalah teknologi pembekuan sel telur atau egg freezing. Prosedur ini memungkinkan perempuan menyimpan sel telur di usia muda untuk digunakan di masa depan.
Menurut para ahli fertilitas, jika sel telur dibekukan dan disimpan dengan benar, kualitasnya bisa tetap terjaga walaupun usia terus bertambah.
Selain teknologi, kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan juga punya peran penting. Dokter menyebut perempuan usia 40-an yang sehat bisa saja memiliki peluang kehamilan lebih baik dibanding perempuan yang lebih muda tetapi memiliki banyak masalah kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara