Ilustrasi air mawar. (freepik)
INDOZONE.ID - Kamu pasti pernah lihat air mawar di rak skincare teman atau di FYP — diklaim bisa bikin kulit glowing, segar, dan awet muda.
Tapi apakah itu semua hanya marketing belaka, atau memang ada dasar ilmiahnya?
Jawabannya: ada bukti nyatanya. Dan faktanya, air mawar bukan bahan baru sama sekali — ia sudah digunakan dalam perawatan kecantikan selama ribuan tahun, dari zaman Cleopatra hingga rutinitas skincare modern masa kini.
Yang baru adalah ilmu pengetahuan yang kini mulai memvalidasi apa yang sudah lama dipercaya secara turun-temurun.
Baca juga: Tidak Cuma Wangi, Rose Water Juga Punya Manfaat bagi Kulitmu
Air mawar sudah dipakai sejak zaman kuno, tapi baru sekarang sains membuktikan kenapa bahan ini layak jadi senjata utama rutinitas skincare kamu. Terutama kalau kamu mulai khawatir soal kerutan dan kulit kusam!
Air mawar adalah cairan hasil destilasi kelopak bunga mawar dengan uap air. Berbeda dengan essential oil yang pekat, air mawar jauh lebih ringan dan lembut — menjadikannya cocok untuk hampir semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif sekalipun.
Itulah kenapa ia banyak ditemukan sebagai bahan aktif dalam produk skincare premium: face mist, toner, serum, hingga masker wajah.
Inilah bagian paling menarik! Riset ilmiah menunjukkan bahwa air mawar mengandung senyawa aktif yang mampu bekerja langsung pada tanda-tanda penuaan kulit dari berbagai arah sekaligus.
Baca juga: Air Beras Disebut Punya Khasiat untuk Mengatasi Jerawat hingga Eksim, Benarkah?
Air mawar memiliki sifat yang berpotensi membantu beberapa permasalahan kulit, seperti:
Baca juga: Air Beras untuk Mengatasi Rambut Rusak, Rahasia Kecantikan Kuno yang Terbukti Secara Ilmiah
Istilah "stres oksidatif" mungkin terdengar teknis, tapi konsepnya sederhana: ini adalah kondisi ketika tubuh kelebihan radikal bebas — molekul tidak stabil yang menyerang sel-sel sehat, termasuk sel kulit. Sumbernya bisa dari polusi udara, paparan sinar UV, asap rokok, bahkan stres emosional sehari-hari.
Ketika sel kulit terus-menerus diserang radikal bebas tanpa perlindungan yang cukup, hasilnya: kulit kusam, muncul bintik hitam, kerutan lebih cepat datang, dan proses regenerasi kulit melambat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline