INDOZONE.ID - Pria di Bangladesh menangis dihukum workout karena ketahuan mencuri dari sebuah gym di kota Cox’s Bazar, Bangladesh.
Dilansir dari akun X @gharkekalesh pada Sabtu (12/07/2025), unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 1,2 pengguna.
Kronologi Kejadian
Menurut Bangladesh Guardian, Abdullah Al Mamun selaku pemilik Power Gym Centre mengatakan bahwa pada hari Jumat 27 Juni, ia menutup pusat kebugaran sekitar tengah hari untuk salat Jumat.
Saat itu, seorang pencuri membobol kunci dan masuk ke pusat kebugaran, lalu mengambil IPS, baterai, kabel, serta sejumlah peralatan lainnya.
Ketika kembali dari salat, Mamun mendapati pusat kebugaran dalam keadaan berantakan dan beberapa barang telah hilang.
Baca juga: Gokil! Kumpulan Anak TK Ini Berhasil Summit Gunung Prau
Rekaman CCTV kemudian menunjukkan seorang pemuda yang mencuri peralatan tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah pencuri teridentifikasi melalui rekaman CCTV, para pengunjung pusat kebugaran mulai mencarinya.
Hingga akhirnya pada Rabu, 9 Juli, mereka melihat pelaku di Pasar Kutupalong dan langsung membawanya ke pusat kebugaran.
Mamun menambahkan bahwa saat kejadian, ia tidak berada di lokasi dan telah menginstruksikan para pengunjung pusat kebugaran untuk tidak menyakiti pelaku.
Alih-alih melakukan kekerasan, mereka memilih memberikan hukuman berupa aktivitas olahraga selama sekitar empat menit dalam beberapa kategori, yang kemudian direkam.
Baca juga: Apa Bahaya Telur Kecoa yang Pecah di Rumah? Simak Penjelasannya di Sini
Respon Netizen
Unggahan tersebut pun sontak menarik netizen. Banyak dari mereka yang menikmati hukuman kreatif itu.
"Itu bentuk hukuman yang cukup unik. Dia pasti tidak akan bisa mencuri setidaknya selama seminggu setelah ini," ujar akun @instant***.
"Hukuman yang luar biasa. Contoh yang sempurna," ujar akun @akkiah***.
"Jika uang hilang, tidak ada yang hilang. Jika kesehatan hilang, semuanya hilang," ujar akun @insaan***.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @gharkekalesh