Sabtu, 07 MARET 2026 • 18:05 WIB

Batasi Makanan-Makanan Ini Jika Ingin Kulit Mulus Tanpa Jerawat!

Author

Ilustrasi jerawat di dahi. (freepik)

INDOZONE.ID - Jerawat adalah kondisi kulit yang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penumpukan minyak, sel-sel kulit mati, dan bakteri di dalam pori-pori kulit. 

Jerawat bisa menjadi sangat mengganggu bagi banyak orang, terutama karena bisa mempengaruhi rasa percaya diri.

Penyebab jerawat dapat bervariasi, salah satunya adalah pola makan. Berikut ini daftar makanan harus yang kamu batasi karena dapat memicu timbulnya jerawat.

1. Makanan Cepat Saji (Junk Food)

Mengonsumsi makanan cepat saji  makan tubuh akan menerima asupan yang kaya akan lemak jenuh, gula, dan karbohidrat sederhana. 

Baca juga: Tips Memilih Lipstik yang Aman untuk Ibu Hamil, Perhatikan Kandungannya

Kadar lemak dan gula yang tinggi dalam makanan cepat saji dapat meningkatkan hormon insulin, yang dapat memengaruhi produksi minyak kulit.

Peningkatan produksi minyak ini dapat memperparah kondisi pori-pori, membuatnya lebih rentan tersumbat, dan mengakibatkan timbulnya jerawat. 

Selain itu, proses inflamasi yang terjadi akibat sumbatan pori-pori tersebut juga bisa menjadi pemicu utama dari jerawat.

2. Karbohidrat Olahan dan Makanan Tinggi Gula

Makanan-makanan yang termasuk dalam kelompok karbohidrat olahan seperti sereal, pasta dari tepung terigu, nasi putih, minuman bersoda, serta makanan atau minuman manis lainnya yang tinggi gula telah dikaitkan dengan peningkatan risiko jerawat.

Baca juga: Tips Skincare Saat Ramadan Agar Kulit Tetap Fresh dan Terhidrasi

Peningkatan kadar gula darah akibat konsumsi karbohidrat olahan atau gula tambahan dapat memicu respons tubuh yang meningkatkan produksi insulin. 

Hal itu dapat merangsang kelenjar minyak di kulit dan memicu penyumbatan pori-pori yang berkontribusi terhadap timbulnya jerawat. 

Selain itu, makanan dengan tinggi gula dapat menurunkan level kolagen dalam kulit yang memicu kerutan pada kulit.

3. Makanan Tinggi Indeks Glikemik

Layaknya mengonsumsi karbohidrat olahan dan makanan dengan tinggi gula, makanan dengan indeks glikemik tinggi juga dapat memicu peningkatan kadar gula darah dan insulin dalam tubuh. 

Hal ini kemudian bisa merangsang produksi IGF-1 dan DHT (dihydrotestosterone), yang merupakan bentuk aktif dari hormon testosteron.

DHT dikenal dapat merangsang pembentukan sel-sel kelenjar minyak (sebosit) dan meningkatkan produksi sebum. 

Baca juga: Kolaborasi Dunia Usaha dan Institusi Keagamaan, Perkuat Peran Masjid Bangun Kemandirian Umat

Hal inilah yang menyebabkan penyumbatan pori-pori dan memicu jerawat.

4. Produk Susu dan Olahannya

Terdapat beberapa studi yang menunjukkan adanya korelasi antara konsumsi produk olahan susu (seperti keju dan yoghurt) dengan jerawat pada sebagian orang.

Produk Susu dan olahannya memiliki komponen tertentu, seperti whey protein dan kasein yang dikaitkan dengan peningkatan produksi IGF-1 (Insulin-like Growth Factor-1), yang dapat mempengaruhi kulit dan berkontribusi pada timbulnya jerawat. 

Selain itu, produk susu dan olahannya sering kali mengandung gula tambahan, yang membuat peningkatan hormon insulin, dan berpengaruh dalam produksi sebum yang menjadi pemicu timbulnya jerawat.

Baca juga: Rahasia Glass Skin 2026: Beberapa Brand Skincare yang Wajib Kamu Coba!

5. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Makanan tinggi lemak jenuh seringkali terdapat dalam makanan olahan, makanan cepat saji, produk daging yang tinggi lemak, dan makanan yang digoreng. 

Lemak jenuh dalam makanan dapat merangsang kelenjar minyak di kulit untuk menghasilkan lebih banyak sebum atau minyak. 

Produksi sebum yang berlebihan ini bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

6. Cokelat

Mengonsumsi cokelat, khususnya cokelat susu, memiliki kandungan gula dan lemak yang bisa mempengaruhi respons tubuh terhadap produksi sebum dan peradangan, yang kemudian dapat memperparah jerawat.

Baca juga: Disebut Tutup, Jenama Skincare Ini Klaim Masih Beroperasi dan Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Cokelat juga mengandung karbohidrat yang dapat memicu peningkatan gula darah, sehingga merangsang produksi insulin dan IGF-1, yang berhubungan dengan penumpukan sel-sel kulit mati sehingga dapat memperparah kondisi pori-pori tersumbat dan memicu jerawat.

Nah, itu dia beberapa makanan yang harus kamu batasi agar tidak memperparah kondisi jerawat pada wajah. Yuk, jaga pola makan dari sekarang!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU