Sabtu, 14 MARET 2026 • 14:00 WIB

Inspirasi Gaya Lebaran 2026: Buttonscarves Beri Sentuhan Elegan Mesir dan Maroko

Author

Buttonscarves beri sentuhan elegan Mesir dan Maroko dalam gaya Lebaran 2026 (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Musim Lebaran selalu menjadi momen istimewa bagi dunia modest fashion. Menyambut Raya 2026, brand fashion lokal Buttonscarves menghadirkan kampanye dengan pendekatan cultural storytelling, yaitu mengangkat cerita budaya sebagai inspirasi utama dalam desain koleksinya.

Tahun ini, inspirasi tersebut datang dari dua negara dengan warisan budaya yang kuat, yakni Mesir dan Maroko. Kedua negara tersebut dikenal memiliki tradisi seni, sejarah panjang, serta kekayaan visual yang masih mempengaruhi identitas budaya mereka hingga sekarang.

Melalui pendekatan ini, perayaan Lebaran tidak hanya dimaknai sebagai momen berkumpul bersama keluarga, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengenal berbagai budaya yang menjadi inspirasi di balik desain fashion.

Baca juga: Blooming Ramadan, Gamis Bini Orang, hingga Busana Kuning Mentega Ramaikan Tren Lebaran 2026

Dalam kampanye Raya 2026, audiens diajak melihat langsung berbagai tempat yang menjadi sumber inspirasi desain. Perjalanan tersebut menampilkan beragam suasana khas dari Mesir dan Maroko.

Mulai dari situs bersejarah, detail arsitektur yang artistik, hingga pengalaman kuliner lokal dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Semua elemen tersebut kemudian dirangkai menjadi narasi visual yang memperkaya cerita di balik koleksi Raya tahun ini.

Pendekatan ini membuat kampanye tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya yang lebih luas.

Egypt Series (Dok. Istimewa)

Salah satu rangkaian koleksi yang dihadirkan adalah Egypt Series. Koleksi ini terinspirasi dari kemegahan warisan budaya Mesir yang telah dikenal di seluruh dunia.

Motif lotus menjadi salah satu elemen utama yang diangkat dalam desainnya. Dalam budaya Mesir kuno, lotus merupakan simbol kehidupan, kebangkitan, serta pembaruan.

Makna tersebut sejalan dengan semangat bulan Ramadan yang identik dengan refleksi diri, sekaligus menyambut Hari Raya dengan energi dan harapan baru.

Moroccan Series (Dok. Istimewa)

Selain Mesir, inspirasi juga datang dari Maroko melalui Moroccan Series. Koleksi ini mengambil referensi dari zellige, mosaik tradisional Maroko yang terkenal dengan pola geometrisnya yang rumit dan artistik.

Zellige banyak ditemukan di halaman istana, masjid, hingga bangunan bersejarah di berbagai kota di Maroko. Pola tersebut kemudian diinterpretasikan kembali dalam desain modern yang tetap mempertahankan karakter seni khas negara tersebut.

Hasilnya adalah tampilan yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern yang elegan.

Untuk melengkapi rangkaian Raya Collection, Buttonscarves juga menghadirkan berbagai pilihan apparel yang mengusung semangat storytelling yang sama.

Baca juga:  5 Tren Baju Muslim Pria Lebaran 2026 yang Bikin Kamu Auto Jadi Pusat Perhatian

Koleksi ini menampilkan elemen desain khas brand, termasuk motif Monogram B yang ikonik. Elemen tersebut dipadukan dengan inspirasi dari Egypt Series dan Moroccan Series sehingga menciptakan identitas visual yang kuat dan konsisten.

Selain menghadirkan inspirasi budaya, kampanye ini juga mengangkat makna Lebaran sebagai musim berbagi. Hari Raya selalu identik dengan nilai kemurahan hati, kepedulian, serta kebersamaan dengan orang-orang terdekat.

CEO Buttonscarves, Linda Anggrea, mengatakan bahwa Raya merupakan salah satu momen paling bermakna bagi komunitas mereka.

"Melalui campaign ini, kami ingin mengangkat tempat-tempat yang memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah dan budaya Islam, sekaligus membagikan cerita yang dapat membuka wawasan dan menginspirasi. Mesir dan Maroko memiliki warisan yang begitu kaya," ujarnya.

Ia berharap kampanye ini dapat mengajak masyarakat merasakan semangat Raya melalui perjalanan cerita budaya yang dihadirkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU