INDOZONE.ID - Kulit glowing itu bukan cuma soal skincare mahal — tapi juga soal cara merawat kulit yang tepat.
Salah satu rahasia yang sering dipakai banyak orang adalah eksfoliasi, yaitu proses mengangkat sel kulit mati yang bikin wajah terlihat kusam, kasar, dan “capek”.
Kalau dilakukan dengan benar, hasilnya bisa bikin kulit lebih halus, cerah, dan skincare yang kamu pakai jadi jauh lebih efektif menyerap.
Tapi hati-hati—kalau salah cara, bukannya glowing malah bisa breakout. Nah, biar nggak salah langkah, ini panduan lengkap eksfoliasi yang wajib kamu tahu!
Baca juga: Bahaya Eksfoliasi Wajah Pakai Sugar Scrub yang Jarang Disadari
Apa Itu Eksfoliasi dan Kenapa Penting?
Eksfoliasi adalah proses membersihkan lapisan kulit dari sel-sel mati yang menumpuk di permukaan. Kalau dibiarkan, sel mati ini bisa bikin kulit terlihat kusam dan pori-pori tersumbat. Manfaatnya bukan cuma bikin kulit lebih cerah, tapi juga
- Membuat tekstur kulit lebih halus
- Membantu regenerasi kulit lebih cepat
- Meningkatkan penyerapan skincare
Baca juga: Cara Menggunakan Foundation ala MUA, Makeup Dijamin Awet Seharian
Dua Jenis Eksfoliasi yang Sering Dipakai
1. Eksfoliasi Fisik (Scrub & Tools)
Metode ini bekerja dengan cara mengangkat sel kulit mati secara langsung lewat gesekan. Contohnya:
- Scrub wajah atau tubuh
- Brush pembersih
- Spons mandi
- Sarung tangan eksfoliasi
- Batu apung untuk kaki
Baca juga: Stop Pakai Acid Tiap Hari! Cara Simpel Bikin Kulit Sensitif Tetap Glowing Tanpa Iritasi
Tapi ingat, kuncinya adalah lembut. Jangan digosok terlalu keras karena bisa bikin kulit iritasi.
2. Eksfoliasi Kimia (Lebih Modern & Efektif)
Kalau yang ini tidak pakai gosokan, tapi menggunakan kandungan aktif yang membantu meluruhkan sel kulit mati. Yang paling sering dipakai yakni
- AHA: cocok untuk kulit kering dan kusam
- BHA (salicylic acid): cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat.
Jenis ini banyak dipilih karena lebih merata dan biasanya lebih minim risiko jika digunakan dengan benar.
Baca juga: Stop Pakai Acid Tiap Hari! Cara Simpel Bikin Kulit Sensitif Tetap Glowing Tanpa Iritasi
Cara Eksfoliasi Sesuai Jenis Kulit
- Kulit Kering: pilih AHA yang lembut. Hindari scrub kasar karena bisa bikin kulit makin kering dan perih. Jangan lupa pakai moisturizer setelahnya.
- Kulit Sensitif: lebih aman pakai eksfoliasi kimia ringan. Hindari scrub fisik. Kalau masih ragu, konsultasi ke dokter kulit adalah pilihan terbaik.
- Kulit Berminyak: bisa pakai kombinasi fisik dan kimia, tapi jangan berlebihan. Tujuannya mengontrol minyak dan membersihkan pori-pori.
- Kulit Normal: paling fleksibel — bisa mencoba beberapa metode untuk menemukan yang paling cocok.
Baca juga: Sudah Pakai Skincare Mahal Tapi Nggak Ada Hasil? Ini 8 Penyebab yang Jarang Disadari
- Kulit Kombinasi: boleh eksfoliasi, tapi jangan semua area diperlakukan sama. Hati-hati terutama di area kering agar tidak over-drying.
Area Tubuh yang Juga Butuh Eksfoliasi
Bukan cuma wajah, beberapa bagian ini juga perlu perhatian:
- Wajah: wajib lembut dan tidak terlalu sering
- Tangan dan kaki: bisa pakai scrub atau batu apung
- Lengan & kaki: cocok dengan brush saat mandi
- Area sensitif: lakukan dengan ekstra hati-hati dan dalam kondisi kulit lembap
Baca juga: Cuma 5 Langkah Simpel! Ini Rahasia Skincare Pagi Bikin Kulit Glowing Seharian
Idealnya Seberapa Sering Eksfoliasi?
Frekuensinya tergantung kondisi kulit:
- Kulit kering: 1–2 kali seminggu
- Kulit berminyak: bisa lebih sering, tapi tetap harus kontrol
Ingat, terlalu sering eksfoliasi justru berbahaya. Kulit bisa jadi merah, sensitif, bahkan breakout.
Manfaat Kalau Dilakukan dengan Benar
Kalau kamu rutin dan tepat cara, hasilnya bisa terasa banget:
- Kulit tampak lebih cerah dan segar
- Tekstur kulit lebih halus
- Sirkulasi kulit lebih lancar
- Skincare bekerja lebih maksimal
Baca juga: 7 Tahapan Skincare Sebelum Makeup agar Hasil Lebih Maksimal, Dijamin Tahan Seharian
Kapan Harus Stop Eksfoliasi?
Segera hentikan kalau kulit menunjukkan tanda berikut:
- Kemerahan berlebihan
- Rasa perih atau terbakar
- Kulit mengelupas tidak wajar
Selain itu, hindari kombinasi eksfoliasi dengan bahan aktif kuat seperti retinol atau benzoyl peroxide jika kulit sedang sensitif.
Eksfoliasi memang jadi salah satu kunci kulit glowing, tapi bukan berarti harus dilakukan sesering mungkin.
Justru yang paling penting adalah memahami kebutuhan kulit dan melakukannya dengan cara yang tepat.
Kalau seimbang, hasilnya bukan cuma glowing sementara — tapi kulit sehat jangka panjang tanpa drama iritasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline