Senin, 11 MEI 2026 • 17:00 WIB

Jangan Asal Pakai Benzoyl Peroxide untuk Jerawat! Ini Efek Samping yang Sering Diabaikan!

Author

Ilustrasi wanita dengan bekas jerawat. (freepik/user18526052)

INDOZONE.ID - Jerawat muncul satu dua saja kadang sudah cukup bikin bad mood seharian. Karena panik ingin cepat hilang, banyak orang langsung membeli produk skincare dengan benzoyl peroxide tanpa benar-benar tahu efek sampingnya.

Padahal, bahan aktif yang satu ini memang terkenal ampuh melawan jerawat. Tapi kalau dipakai asal-asalan, hasilnya bisa seperti “memadamkan” api pakai bensin. Bukannya kulit makin membaik, wajah justru bisa merah, kering, hingga iritasi parah.

Lalu, apa saja efek samping benzoyl peroxide yang sering dianggap sepele?

Ampuh Lawan Jerawat, Tapi Tidak Ramah untuk Semua Kulit

Benzoyl peroxide bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab jerawat sekaligus membantu mengurangi minyak berlebih di wajah. Itulah kenapa bahan ini sering jadi andalan dalam produk acne treatment.

Masalahnya, tidak semua kulit bisa “berteman” dengan kandungan ini. Buat pemilik kulit sensitif, benzoyl peroxide bisa terasa terlalu keras. Reaksi yang sering muncul biasanya berupa:

  • kulit kemerahan
  • rasa perih
  • gatal
  • ruam
  • kulit mengelupas
  • wajah terasa super kering

Bayangkan kulit seperti tembok pelindung tubuh. Kalau tembok itu terus dihantam bahan aktif terlalu keras, lama-lama bisa retak juga. Saat skin barrier rusak, masalah kulit baru justru bermunculan.

Punya Eksim atau Dermatitis? Jangan Asal Coba

Kalau kamu punya kondisi kulit tertentu seperti eksim atau dermatitis seboroik, penggunaan benzoyl peroxide sebaiknya tidak sembarangan.

Alih-alih mengatasi jerawat, bahan ini justru bisa memperparah peradangan yang sudah ada. Kulit bisa terasa panas, makin merah, dan jauh lebih sensitif dari biasanya.

Karena itu, penting banget mengenali kondisi kulit sendiri sebelum ikut-ikutan tren skincare viral di media sosial.

Banyak Orang Salah Kaprah: Jerawat Tidak Hilang dalam Semalam

Ilustrasi jerawat di dahi. (freepik)

Salah satu ekspektasi paling tidak realistis di dunia skincare adalah berharap jerawat kempes hanya dalam semalam.

Faktanya, benzoyl peroxide bukan sulap. Produk dengan kandungan ini biasanya membutuhkan waktu sekitar dua sampai empat bulan untuk menunjukkan hasil maksimal.

Kalau baru pakai seminggu lalu buru-buru bilang produknya gagal, bisa jadi kamu memang kurang sabar.

Kapan Harus ke Dokter Kulit?

Kalau jerawat tidak kunjung membaik setelah rutin memakai produk selama dua hingga empat bulan, mungkin sudah waktunya berkonsultasi ke dokter kulit.

Dokter biasanya akan mengecek tingkat keparahan jerawat, jenis jerawat yang muncul, hingga kondisi kulit secara keseluruhan sebelum menentukan treatment terbaik.

Dalam beberapa kasus, dokter bisa memberikan formula dengan dosis lebih kuat atau bahkan menyarankan metode lain yang lebih cocok untuk kulitmu.

Jangan Asal Checkout Produk Viral

Melihat review glowing di TikTok memang menggoda. Tapi ingat, kulit setiap orang punya “kepribadian” yang berbeda.

Cocok di wajah orang lain belum tentu cocok di wajahmu.

Sebelum tergoda checkout produk jerawat viral, pastikan kamu memahami kandungannya terlebih dahulu. Karena wajah itu bukan tempat coba-coba eksperimen skincare setiap minggu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU