Rabu, 15 JULI 2026 • 12:30 WIB

Sampah Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce Dijual Rp400 Ribuan, Habis Terjual dalam Sehari

Author

Sampah pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce dijual Rp400 ribu (Instagram/justingignac)

INDOZONE.ID - Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce kembali jadi sorotan. Namun kali ini bukan soal gaun pengantin atau daftar tamunya, tapi sampah yang dikumpulkan setelah acara pernikahan mereka.

Meski terdengar aneh, tapi itu benar terjadi. Seorang seniman asal New York, Justin Gignac, menyulap sampah-sampah tersebut menjadi sebuah karya seni edisi terbatas yang langsung habis terjual.

Dia memungut sampah yang berserakan di jalanan sekitar Madison Square Garden, New York, tempat Taylor Swift dan Travis Kelce menikah, dikumpulkan setelah pesta pernikahan berlangsung.

Baca juga: Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah, Tampil Mewah dengan Busana Custom Dior di NYC

Ludes Terjual Kurang dari Sehari

Proyek seni bertajuk "NYC Pocket Garbage: Not Invited Edition (Taylor & Travis' Wedding)" itu terdiri dari 50 kotak akrilik transparan berukuran kecil. 

Masing-masing kotak berisi sampah yang dikumpulkan Gignac di sekitar lokasi pernikahan pada 3 Juli 2026.

Setiap kotak dijual seharga US$25 atau sekitar Rp400 ribuan, dan seluruh koleksi tersebut habis terjual dalam waktu kurang dari 24 jam.

Isi setiap kubus pun beragam, mulai dari tutup botol, sedotan plastik, bungkus makanan, alat makan sekali pakai, puntung rokok, satu earbud AirPods yang tercecer, hingga alat tes ovulasi.

Semua karya diberi label bertuliskan "JUST&T MARRIED! 7/3/26" lengkap dengan tanda tangan sang seniman.

Meski begitu, Gignac menegaskan bahwa ia tidak memastikan apakah setiap benda di dalam kotak benar-benar berasal dari pesta pernikahan Taylor dan Travis. 

Ia hanya memastikan seluruh sampah tersebut dikumpulkan dari jalanan sekitar Madison Square Garden setelah acara berlangsung.

View this post on Instagram

A post shared by NYC Garbage (@newyorkcitygarbage)

Ingin Temukan Keindahan dari Hal yang Diabaikan

Dalam deskripsi produknya, Gignac menyebut bahwa kotak-kotak tersebut sebagai sampah yang dikumpulkan di tepi sebuah kisah cinta.

Ia juga bercanda bahwa karya itu adalah cara paling dekat untuk merasakan hari bahagia Taylor dan Travis tanpa harus mendapat undangan.

Baca juga: Detail Cincin Tunangan Taylor Swift, Kembali ke Tren Klasik dengan Berlian Antik

Menurutnya, tujuan utama proyek ini bukan sekadar menciptakan barang koleksi yang viral, tetapi mengajak orang melihat nilai dari sesuatu yang sering dianggap tidak berharga.

"Saya punya sebuah ide, lalu saya mewujudkannya. Saya suka menemukan keindahan, kebahagiaan, dan hal-hal menarik dari benda-benda yang sering diabaikan dan dibuang," ujar Gignac seperti dilansir CBS News, Rabu (15/7/2026).

Hal ini juga kembali menunjukkan besarnya pengaruh Taylor Swift. Bahkan, sampah yang dikumpulkan di sekitar lokasi pernikahannya bisa berubah jadi karya seni yang ludes diburu para penggemarnya hanya dalam hitungan jam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: CBS News, Instagram/justingignac

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU