Pagelaran Wayang di Sanggar RSBS (Putri Dia Ivanda/Z Creators)
INDOZONE.ID - Rumah Seni Budaya Singhasari (RSBS) secara konsisten menggelar pagelaran wayang kulit setiap tiga bulan sekali sebagai upaya menjaga dan menghidupkan tradisi budaya. Kegiatan ini berlangsung di Sanggar RSBS, Singosari, Kabupaten Malang, dan terbuka untuk masyarakat umum.
Pagelaran wayang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya yang sarat nilai moral, filosofi hidup, dan kearifan lokal. RSBS menghadirkan dalang, pengrawit, dan sinden berpengalaman, sehingga pertunjukan dapat dinikmati lintas generasi, termasuk anak-anak dan generasi muda.
Baca juga: RSBS Hidupkan Kembali Batik Cap Singhasari Lewat Tradisi Reboan
Sanggar RSBS (Putri Dia Ivanda/Z Creators)
Dalang RSBS, Pak Hanafi, menyampaikan pesan penting dalam setiap pagelaran. Ia menekankan bahwa pelestarian budaya membutuhkan kesabaran dan konsistensi.
“Nguri-uri budaya itu perlu rajin dan sabar. Terutama generasi muda, karena merekalah yang akan meneruskan wayang dan tradisi ini ke depan,” ujarnya.
Baca juga: Ibu-Ibu Kampung Polowijen Belajar Batik di RSBS, Satukan Topeng Malangan dan Wangsa Singhasari
Melalui pagelaran rutin ini, para wiyaga berharap wayang kulit tetap hidup dan terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di tengah perubahan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan