INDOZONE.ID - Sejak berdiri pada 2020, Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) di Kota Malang, Jawa Timur, konsisten menjadi ruang pembinaan seni tradisi yang aktif dan produktif.
Tidak hanya fokus pada proses latihan, sanggar ini juga mencatatkan sejumlah prestasi dalam berbagai ajang seni, khususnya di bidang pedalangan dan karawitan.
Salah satu capaian awal diraih pada 2022, ketika perwakilan Sanggar GSA terpilih sebagai Nominasi Catur Terbaik dalam Festival Dalang Bocah.
Pencapaian ini menjadi penanda awal pengakuan terhadap kualitas pembinaan yang dijalankan sanggar dalam mendampingi anak-anak mendalami seni pedalangan.
Baca juga: Unik! Pelatih Yoga Asal Indonesia Kenalkan Budaya Masuk Angin dan Kerokan ke Warga Amerika
Prestasi berlanjut pada 2023 melalui ajang Kontes Sinden Idola se-Malang Raya.
Dalam kompetisi tersebut, murid Sanggar GSA berhasil meraih beberapa penghargaan.
Juara 1 Nembang Kategori Anak/Remaja diraih oleh Daniswara Ahmad Eka Haninanda, sementara Juara 3 Nembang Kategori Anak/Remaja diraih oleh Arga Laras Seto.
Pada kategori umum, Juara 2 Sinden berhasil diraih oleh Nanda Aulia Budi Pramesti.
Bagi Sanggar GSA, deretan prestasi ini tidak dimaknai semata sebagai kemenangan kompetisi.
Baca juga: 30 Caption Sedih Bahasa Inggris dan Artinya untuk Ungkapkan Perasaan
Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi bagian dari proses belajar, sekaligus motivasi bagi para anggota untuk terus berkembang dan mencintai seni tradisi.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Sanggar GSA berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang tumbuh bagi generasi muda, sekaligus menjaga keberlangsungan seni pedalangan dan karawitan di Malang dan sekitarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan