Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 16:15 WIB

Makna Hiasan Pembawa Hoki saat Imlek, dari Tulisan Fu hingga Dewa Harta

Author

Yulius Fang menunjukkan pajangan tulisan Fu dalam bahasa Tionghoa (ANTARA/Fitra Ashari)

INDOZONE.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek tak hanya identik dengan suasana meriah, tetapi juga berbagai hiasan simbol keberuntungan yang dipercaya membawa rezeki, keselamatan, hingga umur panjang. 

Pakar feng shui Yulius Fang menjelaskan, tradisi memasang simbol-simbol tersebut telah lama menjadi bagian dari budaya keluarga keturunan Tionghoa.

Dilansir Antara, Yulius menuturkan bahwa setiap orang pada dasarnya mengharapkan keberuntungan dalam hidup, tanpa memandang usia maupun jenis kelamin. 

Karena itu, praktik feng shui, astrologi Tionghoa, hingga bazi kerap digunakan sebagai upaya menghadirkan energi positif dan peluang baik dalam kehidupan.

Baca juga: Keren! Dua Anak Merangkai Robot Barongsai dengan Coding untuk Meriahkan Imlek

Tulisan Fu dan Harapan Keberuntungan

Salah satu simbol paling umum adalah tulisan Fu, karakter Tionghoa yang berarti keberuntungan atau hoki. 

Tulisan ini biasanya dipasang di rumah saat Imlek dengan harapan pemilik rumah memperoleh nasib baik sepanjang tahun.

Yulius menekankan bahwa keberuntungan tidak datang begitu saja, melainkan harus berjalan beriringan dengan kerja keras dan doa. 

Karena maknanya yang kuat, simbol Fu bahkan kerap dijadikan dekorasi permanen di rumah sebagai doa agar usaha selalu membuahkan hasil baik.

Menariknya, di kalangan masyarakat Tionghoa terdapat kepercayaan bahwa memasang tulisan Fu secara terbalik justru melambangkan "tumpahnya' rezeki ke dalam rumah.

Simbol Kemakmuran: Koin, Buah, hingga Patung Dewa

Selain tulisan Fu, berbagai benda lain juga dipercaya membawa keberuntungan. 

Pajangan koin emas kuno atau kotak harta di atas meja, misalnya, sering dimaknai sebagai simbol kemakmuran dan rezeki berlimpah.

Buah-buahan seperti jeruk dan apel pun memiliki arti khusus. Jeruk identik dengan keberuntungan, sedangkan apel melambangkan ping an, ketenteraman, keselamatan, dan harmoni, sehingga kerap dipajang baik saat Imlek maupun hari biasa.

Tak kalah populer adalah patung Fu Lu Shou, tiga figur dewa yang masing-masing melambangkan keberuntungan, kesuksesan karier, dan umur panjang. 

Ada pula figur Caishen atau Dewa Harta yang dipercaya membawa kekayaan bagi penghuni rumah.

Sebagai bagian dari tradisi menyambut datangnya rezeki, sebagian keluarga membuka pintu dan jendela serta menyalakan seluruh lampu rumah pada malam pergantian tahun.

Baca juga: 9 Jenis Buah yang Identik dengan Perayaan Tahun Baru Imlek

Kepercayaan yang Tidak Selalu Berasal dari Tradisi

Yulius juga mengingatkan bahwa tidak semua kepercayaan yang beredar saat Imlek benar-benar berasal dari budaya Tionghoa. 

Misalnya anggapan bahwa hujan di hari pertama tahun baru pasti membawa keberuntungan, atau larangan menaruh benda tajam karena dianggap mendatangkan kesialan.

Menurutnya, penting untuk memahami makna budaya secara tepat agar tradisi tetap dijalankan dengan bijak, sekaligus tidak terjebak pada mitos yang keliru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU