Topi Jungkook "Make Tokyo Great Again" picu kontroversi. (Instagram/jungkook_bighitentertainment)
INDOZONE.ID - Jungkook BTS sempat menuai kontroversi beberapa hari setelah dirinya bebas dari dinas militer.
Kontroversi itu dipicu akibat topi yang dikenakan Jungkook ketika saat sesi latihan untuk tampil di konser J-Hope di Goyang Stadium beberapa waktu lalu.
Saat itu, Jungkook mengenakan pakaian serba hitam dan topi hitam bertuliskan "Make Tokyo Great Again".
Baca juga: Raja Sold Out, Topi Beanie yang Dipakai Jungkook BTS di Konser aespa Langsung Ludes Terjual
Topi Jungkook "Make Tokyo Great Again" picu kontroversi. (BANGTAN TV)
Topi itu langsung memicu kontroversi yang dianggap pro-Donald Trump. Pasalnya, tulisan di topi tersebut dinilai mengingatkan publik akan slogan 'MAGA' presiden Amerika Serikat, Make America Great Again.
Bukan hanya itu, beberapa fans juga mengaku tidak menyukai Jungkook yang seakan-akan mempromosikan Kota Tokyo, karena situasi sensitif antara Korea Selatan dan Jepang yang pernah menjajah Negeri Ginseng.
Namun, terlepas dari kontroversi tersebut, topi keluaran bran Basicks asal Jepang itu langsung ramai diburu penggemar.
Banyak fans yang ikut mengincarnya sampai stoknya langsung sold out.
Permintaan maaf Jungkook terkait kontroversi topi yang dipakainya. (Weverse)
Pada Sabtu, 14 Juni 2025, Jungkook melalui akun Weverse pribadinya menyampaikan permintaan maaf atas kontroversi karena topi yang dikenakannya.
Dia mengaku tidak memiliki maksud apa-apa saat mengenakan topi tersebut.
Bahkan, Jungkook mengatakan bahwa topi tersebut kini telah dibuangnya.
Berikut permintaan maaf Jungkook terkait kontroversi topi yang dikenakannya:
"Halo, ini Jung Kook.
Aku merasa berat menulis ini setelah bertemu denganmu setelah sekian lama.
Aku dengan tulus meminta maaf atas kekecewaan dan ketidaknyamanan yang disebabkan pada banyak orang oleh frasa pada topi yang aku kenakan saat latihan hari ini.
Aku menganggap serius bahwa aku telah kecewa dan terluka oleh kurangnya aku memakainya tanpa sepenuhnya mengkonfirmasi makna historis dan politis dari frasa tersebut.
Aku hanya minta maaf. Tidak ada alasan apapun. Aku tidak cukup baik, aku ceroboh.
Mulai sekarang, aku akan berpikir lebih dalam dan bertindak satu per satu.
Aku akan dengan rendah hati menerima kritik dan kritik atas kesalahanku.
Topi itu segera dibuang.
Sekali lagi, aku minta maaf."
Baca juga: Viral Andrew Alexander Jadi Juara di Kontes Mirip Jungkook di Chicago, Setuju dengan Hasilnya?
Brand topi "Make Tokyo Great Again" minta maaf. (Instagram/basicks.jp)
Tak hanya Jungkook, brand Basicks yang memproduksi topi tersebut juga mengungkapkan permintaan maaf.
Dalam postingan di akun Instagram resminya, mereka mengaku tidak bermaksud menyinggung isu politik.
"Kami meminta maaf kepada siapapun yang merasa tidak nyaman. Kami percaya kebebasan mengekspresikan ide lewat fashion. Tapi desain ini tidak dimaksud untuk menyampaikan ide politik apapun tapi cara berekspresi dengan harapan mensukseskan fashion Tokyo," tulis Basicks.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Weverse