Sabtu, 25 APRIL 2026 • 16:45 WIB

Ubah Limbah Jeans Jadi Fashion Unik, VersaLayer Ajak Anak Muda Lebih Peduli Lingkungan

Author

VersaLayer ubah limbah jeans jadi fashion unik (Dok. Kemendag)

INDOZONE.ID - Di balik tren fashion yang terus berubah, ada satu masalah besar yang sering tidak disadari, limbah pakaian yang terus menumpuk.

Banyak baju dibeli hanya karena sedang viral, lalu cepat ditinggalkan. Namun, bagi Mufida Khairul Muna dan tim VersaLayer, limbah justru bisa jadi peluang.

Lewat brand VersaLayer, potongan kain denim bekas diolah kembali menjadi produk fashion baru yang unik dan bernilai. 

Baca juga: Skinny Jeans Ditinggal? Tren Denim 2026 Diprediksi Bergeser ke Model Potongan Longgar

VersaLayer mulai digagas sejak Mei 2025 oleh Mufida, mahasiswi Desain Mode dari Universitas Sebelas Maret.

Ia melihat langsung dampak buruk industri fast fashion, terutama di kalangan anak muda.

"Untuk di era sekarang itu yang paling bermasalah adalah sampah, sampah dari fast fashion. Apalagi sekarang orang-orang, terutama gen z, banyak yang mengikuti tren. Misalnya kalau ada baju viral, langsung ingin beli," ungkap Mufida.

Dari situlah muncul ide untuk menciptakan solusi yang lebih ramah lingkungan. 

VersaLayer ubah limbah jeans jadi fashion unik (Dok. Kemendag)

VersaLayer memilih konsep upcycle, yaitu mengolah kembali barang bekas menjadi produk baru dengan nilai lebih tinggi.

Mereka fokus pada limbah jeans atau denim, bahan yang kuat, tapi sulit terurai di alam.

Potongan kain bekas yang sudah tidak terpakai dikumpulkan dari berbagai sumber, lalu dipilah, diolah ulang, dan dijahit menjadi produk fashion baru. 

Hasilnya bukan sekadar pakaian biasa. Setiap produk punya karakter unik karena berasal dari potongan kain yang berbeda. 

Di balik setiap produk VersaLayer, ada proses panjang yang menggabungkan kreativitas dan kepedulian lingkungan.

Setiap jahitan dibuat dengan detail, sehingga menghasilkan busana yang tidak hanya menarik, tetapi juga punya cerita.

Keunikan ini justru menjadi daya tarik utama mereka.

Baca juga: Queen Jasmine dan Koleksi Jeans Nusantara, Akui Bangga Merepresentasikan Karya Anak Bangsa

VersaLayer ubah limbah jeans jadi fashion unik (Dok. Kemendag)

Perjalanan VersaLayer dimulai dari program kewirausahaan kampus, yaitu Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Mereka kemudian terus berkembang lewat Program WIBAWA UNS dan mulai menjangkau pasar lebih luas melalui platform digital seperti Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia.

Tak hanya itu, mereka juga tampil di berbagai acara seperti Solo Art Market dan program Campuspreneur dari Kementerian Perdagangan.

Bagi VersaLayer, menjual produk bukan satu-satunya tujuan. Mereka juga ingin mengedukasi masyarakat tentang dampak industri fashion terhadap lingkungan.

"Masih banyak orang yang belum paham tentang dampak lingkungan dari kain yang kita pakai. Harapannya, produk kami bisa lebih dikenal karena tetap memperhatikan dampak lingkungan dan pengelolaan limbahnya," jelas Mufida. 

Lewat setiap produk, mereka ingin mengajak konsumen berpikir bijak sebelum membeli pakaian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemendag

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU