Rabu, 03 JUNI 2026 • 20:45 WIB

Pakaian Cepat Kusam dan Melar? Hindari Kebiasaan Ini saat Mencuci

Author

Ilustrasi Pakaian Cepat Kusam dan Melar. (Freepik)

INDOZONE.ID - Mencuci baju memang terlihat mudah, tapi tanpa sadar ada beberapa kebiasaan yang justru membuat pakaian cepat rusak sebelum waktunya.

Jika baju kamu mulai pudar atau bentuknya berubah, bisa jadi penyebabnya ada di cara mencuci yang kurang tepat. Yuk, cek kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihindari.

Baca juga: Ardiles Perkuat Posisi di Industri Sepatu Lokal Lewat Inovasi Produk Baru

Kebiasaan yang Membuat Pakaian Rusak

1. Terlalu Banyak Pakai Deterjen

Deterjen yang terlalu banyak justru bisa meninggalkan sisa pada serat kain. Akibatnya, baju terasa kaku, mudah menyerap kotoran, dan lebih cepat terlihat kusam.

Cukup gunakan deterjen sesuai takaran yang dianjurkan agar pakaian tetap bersih tanpa merusak bahan.

Baca juga: Gaya Busana Sheila Dara dan Fita Anggriani Disebut Mirip Anak Kembar, Feminin dan Stylish

2. Mesin Cuci Diisi Terlalu Penuh

Mesin cuci yang terlalu penuh membuat pakaian tidak memiliki ruang untuk bergerak dengan leluasa.

Akibatnya, proses pencucian jadi kurang maksimal dan gesekan antar pakaian makin besar. Lama-kelamaan, kain bisa berbulu, melar, bahkan robek.

3. Mencampur Semua warna Baju

Warna dari pakaian gelap berisiko luntur dan menempel ke pakaian yang lebih terang. Hasilnya, baju putih jadi kusam dan terlihat kotor meski baru dicuci.

Baca juga: Brand Fashion Lokal Indonesia Ini Ajak Anak Muda Lebih Dekat dengan Kain Tradisional Indonesia

Agar warna pakaian tetap awet, biasakan memisahkan pakaian terang dan gelap sebelum dicuci.

4. Terlalu Sering Pakai Pengering

Pengering mesin memang membantu saat cuaca sedang tidak mendukung. Namun jika digunakan terlalu sering, panas dari mesin bisa membuat serat kain lebih cepat rusak.

Beberapa jenis pakaian bahkan bisa menyusut, melar, atau kehilangan elastisitasnya setelah sering masuk pengering.

Baca juga: Ungkap Rindu Tanah Suci, Intip Gaya Hijab Linda Anggrea Bernuansa Haramain 2 untuk Idul Adha

Sesekali menjemur pakaian secara alami bisa jadi pilihan yang lebih aman untuk menjaga kualitas kain.

5. Resleting dan Kancing Dibiarkan Terbuka

Resleting yang terbuka bisa menyangkut ke pakaian lain selama proses pencucian. Akibatnya, kain bisa tertarik, sobek, atau rusak.

Begitu juga dengan kancing yang tidak dikancingkan, karena lebih rentan lepas saat berputar di mesin cuci.

6. Mesin Cuci Tidak Dibersihkan

Sisa deterjen, debu, hingga jamur bisa menumpuk di bagian dalam mesin. Jika dibiarkan, kotoran tersebut bisa menempel lagi ke pakaian saat proses pencucian.

7. Mencuci Semua Pakaian Setiap Hari

Ada beberapa jenis pakaian yang sebenarnya tidak perlu langsung dicuci setelah sekali dipakai, seperti jaket, sweater, atau jeans.

Terlalu sering mencuci pakaian justru membuat serat kain lebih cepat aus karena terus-menerus terkena gesekan, deterjen, dan air.

Baca juga: 3 Gaya Playfull ala Cissylia van Leuwen hingga Kalula Sambut Liburan Musim Panas

Merawat pakaian bisa dimulai dari kebiasaan kecil seperti memisahkan warna, menggunakan deterjen secukupnya, hingga tidak memenuhi mesin cuci berlebihan bisa membuat pakaian lebih awet, warnanya tetap bagus, dan nyaman dipakai lebih lama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ray White

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU