Ilustrasi usus manusia. (freepik)
INDOZONE.ID - Kalau lagi belanja yogurt atau minuman kesehatan, pasti pernah melihat tulisan "mengandung probiotik" atau "kaya prebiotik".
Sekilas memang mirip. Bahkan banyak orang mengira keduanya adalah hal yang sama. Padahal sebenarnya beda.
Sederhananya, probiotik itu bakteri baik yang hidup di usus. Sedangkan prebiotik adalah makanan yang dibutuhkan bakteri baik tersebut supaya bisa bertahan dan berkembang.
Jadi kalau diibaratkan, probiotik itu "penghuninya", sementara prebiotik adalah "stok makanannya".
Baca juga: 5 Makanan Probiotik Baik untuk Pencernaan saat Puasa di Bulan Ramadan
Beberapa tahun terakhir, kesehatan usus memang semakin sering dibicarakan.
Dulu orang biasanya baru memikirkan usus kalau sedang sembelit, diare, atau sakit perut. Sekarang pandangannya mulai berubah.
Banyak penelitian menemukan kalau kondisi usus ternyata ikut berpengaruh terhadap banyak hal, mulai dari daya tahan tubuh, proses pencernaan, sampai kondisi kesehatan secara umum.
Karena itulah makanan yang mengandung probiotik dan prebiotik semakin populer.
Menariknya, masyarakat Indonesia sebenarnya tidak asing dengan makanan yang berhubungan dengan kesehatan usus.
Tempe misalnya. Makanan yang hampir setiap hari ada di meja makan orang Indonesia ini merupakan hasil fermentasi.
Selain tempe, ada juga yogurt, kefir, kimchi, acar, dan beberapa makanan fermentasi lainnya yang sering disebut sebagai sumber probiotik.
Makanya, menjaga kesehatan usus sebenarnya tidak harus selalu membeli produk mahal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mayo Clinic