Rabu, 01 JULI 2026 • 14:15 WIB

Apa Itu Yellowing di Sepatu? Ini Penyebab Sol Putih Berubah Jadi Kuning

Author

Ilustrasi sol sepatu yang menguning (Ilustrasi Copilot)

INDOZONE.ID - Menjaga penampilan sepatu kesayangan agar tetap terlihat bersih merupakan kepuasan tersendiri bagi kamu yang peduli pada fashion.

Namun, merawat bagian bawah atau sol sepatu yang berwarna cerah sering kali memberikan tantangan tersendiri seiring berjalannya waktu.

Salah satu masalah yang paling sering muncul dan merusak estetika adalah fenomena perubahan warna yang membuatnya terlihat kusam.

Perubahan warna putih menjadi kekuningan atau kecoklatan pada berbagai objek seperti cat mobil, sol sepatu, serta produk tekstil lain dikenal dengan istilah yellowing.

Banyak orang mengira yellowing terjadi karena kotoran saja, padahal penyebabnya tidak hanya itu.

Baca juga: Sepatu Berjamur karena Lembap? Coba Cara Ini untuk Mengatasinya

Penyebab Sol Sepatu Putih Berubah Jadi Kuning

Supaya kamu bisa mencegah kerusakan ini sejak dini, mari kita bahas mengenai faktor-faktor penyebabnya.

1. Faktor Oksidasi Alami

Proses kimia akibat interaksi material dengan udara bebas ini menjadi musuh utama dan penyebab paling umum sol sepatu mengalami yellowing.

Sol sepatu, terutama yang terbuat dari material karet atau plastik, akan bereaksi dengan oksigen di udara seiring waktu.

Ibarat buah apel yang dibiarkan di udara terbuka, proses alami yang sulit dihindari ini membuat sol perlahan berubah warna menjadi kuning namun sebenarnya bisa diperlambat.

2. Paparan Sinar UV

Meskipun berguna untuk mengeringkan setelah dicuci, pancaran radiasi matahari langsung justru merusak pigmen warna pada material sol putih kamu.

Sinar ultraviolet (UV) di dalamnya bertindak sebagai musuh utama yang mempercepat proses oksidasi pada bahan karet.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu menghindari menjemur sepatu di bawah terik matahari langsung terlalu lama agar warnanya tetap awet.

3. Residu Sabun dan Bahan Kimia

Sisa sabun, deterjen, atau pemutih yang tidak dibilas sampai bersih saat proses pencucian bisa mengendap di permukaan sol.

Ketika mengering, sisa bahan kimia ini akan bereaksi dengan material sol dan meninggalkan noda kuning yang sangat sulit dihilangkan.

Penggunaan solusi pembersih yang tidak cocok dengan karakter bahan sepatu juga bisa menjadi pemicu utama masalah ini.

4. Kotoran dan Kelembapan

Menyimpan alas kaki dalam kondisi yang kurang bersih dan basah akan membuat partikel debu menyelinap masuk ke pori-pori sol.

Lama-kelamaan, kotoran yang menumpuk tersebut akan menyatu dengan material dasar sol dan memicu timbulnya noda kuning yang membandel.

Masalah penyimpanan di tempat yang tidak ideal ini sering kali menjadi alasan utama mengapa sepatu lama kamu mendadak kusam meskipun jarang dipakai.

Baca juga: 17 Ide Nama Usaha Cuci Sepatu yang Catchy dan Bakal Ramai Pelanggan

Sol putih memang terlihat sangat menarik dan stylish saat pertama kali kamu gunakan. Namun, kamu juga harus bersiap kalau suatu saat warnanya berubah menjadi kecoklatan atau kekuningan akibat akumulasi faktor-faktor di atas.

Memahami detail penyebab ini akan membantu kamu menentukan langkah perawatan harian yang paling tepat untuk koleksimu.

Banyak dari kamu yang ingin sepatunya cepat kering lalu membiarkannya terpanggang di luar ruangan seharian penuh.

Kebiasaan buruk inilah yang membuat investasi alas kaki mahalmu menjadi tampak usang dan mengalami penurunan kualitas kosmetik sebelum waktunya.

Proses pembilasan yang terburu-buru juga menjadi poin krusial yang wajib kamu evaluasi ulang mulai sekarang saat membersihkan sepatu.

Memastikan tidak ada sisa busa atau cairan pembersih yang tertinggal di area lipatan sol akan menyelamatkan material karet dari kerusakan kimiawi.

Luangkan waktu sedikit lebih lama untuk membilas di bawah air mengalir demi menjaga kecerahan warna aslinya agar tetap sedap dipandang.

Selain masalah pencucian, cara kamu menaruh sepatu setelah dipakai beraktivitas seharian juga memegang peranan yang sangat besar.

Jangan langsung memasukkan sepatu ke dalam kotak atau lemari yang sirkulasi udaranya buruk jika kondisinya masih berkeringat atau kotor.

Angin-anginkan terlebih dahulu di tempat yang teduh agar sisa kelembapan di dalamnya menguap dengan sempurna sebelum disimpan kembali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bahankain.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU