Ilustrasi proses tubuh yang menentukan kesehatan. (Freepik)
INDOZONE.ID - Tanpa kita sadari, tubuh manusia terus bekerja tanpa henti. Ia menjalankan berbagai proses otomatis yang menjaga kita, tetap hidup dan berfungsi.
Refleks, metabolisme, hormon, peradangan, hingga ritme sirkadian, berlangsung setiap hari tanpa disadari. Namun, itu semua berperan besar dalam menentukan energi, suasana hati, dan kesehatan jangka panjang.
Sehingga, kamu perlu tahu dan memahami, bagaimana sistem-sistem ini bekerja. Sehingga, ulasan singkat ini dapat memberikan gambaran penting tentang kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Berikut, beberapa poin pembahasan mengenai proses kinerja tubuh yang tiada henti, untuk menjaga kesehatan kamu, dilansir dari Medical Daily.
Baca juga: 7 Manfaat Chia Seed untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui
Dikutip dari Medical Daily, refleks merupakan respons cepat dan otomatis yang melindungi tubuh dari bahaya. Mekanisme ini dikendalikan oleh sistem saraf, dan terjadi tanpa perlu dipikirkan. Sehingga, tubuh dapat bereaksi lebih cepat daripada kesadaran.
Contohnya berkedip saat ada benda mendekati mata. Lalu bersin untuk mengeluarkan iritan dari hidung, atau menarik tangan saat menyentuh benda panas.
Dalam praktik medis, refleks sering diperiksa karena dapat memberikan informasi penting tentang fungsi saraf dan otot. Refleks yang melambat, berlebihan, atau tidak ada, bisa menjadi tanda gangguan pada sistem saraf.
Ilustrasi meningkatkan metabolisme tubuh (photo/freepik/branin)
Metabolisme adalah seluruh proses kimia dalam tubuh, yang mengubah makanan menjadi energi serta menjaga fungsi vital.
Bahkan saat tidur, tubuh tetap menggunakan energi untuk bernapas, menjaga sirkulasi darah, mengatur suhu, dan memperbaiki sel.
Kebutuhan energi dasar ini, disebut laju metabolisme basal.
Metabolisme dapat berubah tergantung aktivitas, asupan makanan, usia, massa otot, dan hormon. Orang dengan massa otot lebih besar, biasanya membakar energi lebih banyak saat istirahat.
Gejala metabolisme lambat bisa berupa mudah lelah, kenaikan berat badan, dan sering merasa dingin. Sebaliknya, metabolisme cepat ditandai dengan rasa lapar meningkat, dan sulit menambah berat badan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily