Ilustrasi Menjemur Bayi. (Freepik)
INDOZONE.ID - Menjemur bayi di pagi hari sering dilakukan karena dipercaya dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D secara alami.
Namun, cara menjemur bayi tidak boleh dilakukan sembarangan karena kulit bayi masih sangat sensitif sehingga perlu perlindungan ekstra dari paparan sinar matahari.
Baca juga: 7 Ikan yang Bagus untuk Kecerdasan Otak Anak dan Daya Ingat
Agar manfaatnya bisa didapat secara optimal tanpa membahayakan kulit, berikut beberapa cara menjemur bayi yang tepat.
Waktu terbaik untuk menjemur bayi adalah sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 pagi. Pada jam tersebut, sinar matahari masih relatif lembut dan kandungan UVB yang membantu pembentukan vitamin D sudah cukup optimal.
Cukup dengan durasi sekitar 10–15 menit setiap hari umumnya sudah cukup. Jika terlalu lama, kulit bayi bisa menjadi kemerahan, kering, atau mengalami iritasi.
Baca juga: Olivia Rodrigo Ngaku Tuli di Telinga Kiri 60 Persen, Apa Penyebabnya?
Saat dijemur, bayi bisa menggunakan pakaian berbahan tipis atau cukup mengenakan popok agar kulitnya mendapatkan paparan sinar matahari secara langsung.
Pastikan bayi tetap merasa nyaman dan tidak kedinginan selama proses penjemuran berlangsung.
Masih banyak orang yang menjemur bayi di dekat jendela rumah. Padahal, sinar UVB yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk vitamin D tidak dapat menembus kaca secara optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alodokter