INDOZONE.ID - Lo tipe orang yang butuh 2-3 cangkir kopi cuma buat bisa ngomong sama orang lain tanpa marah-marah?
Yang sebagian orang sebut kecanduan—atau setidaknya ketergantungan—kini punya pembelaan ilmiah: para ilmuwan bilang itu bisa jadi bentuk pencegahan demensia.
Studi besar terbaru yang ngikutin lebih dari 130.000 orang selama 43 tahun nemuin hubungan menarik.
Konsumsi kopi atau teh berkafein dalam jumlah sedang (2-3 cangkir per hari) dikaitkan dengan risiko demensia yang lebih rendah dan fungsi kognitif yang sedikit lebih baik di usia tua.
Dari 130.000 partisipan, cuma 11.000 yang kena demensia selama empat dekade penelitian. Basically, peluangnya kecil banget.
Baca juga: Manfaat Alat Kontrasepsi untuk Kesehatan, Cegah Kehamilan hingga Infeksi
Angka Ajaib: 20 Persen Lebih Rendah
Penelitian yang dipublikasi di JAMA ini ngikutin peserta dari dua studi jangka panjang soal perawat dan profesional medis—yaitu orang-orang yang biasa ngegas kopi biar tetap waspada sambil jaga nyawa orang lain.
Hasilnya: yang rutin minum 2-3 cangkir kopi atau 1-2 cangkir teh punya kemungkinan signifikan lebih kecil kena demensia.
Dibanding yang hampir nggak minum kafein, peminum kopi sedang punya risiko 20 persen lebih rendah, sementara peminum teh sekitar 15 persen.
Tapi efek ini nggak nambah kalau lo minum lebih banyak. Sweet spot-nya ya di 2-3 cangkir. Lebih dari itu cuma bikin lo gelisah dan jantung berdebar.
Baca juga: Jangan Abaikan, Ini 5 Gejala Kanker Usus Besar yang Perlu Diwaspadai
Dan penting: kopi decaf nggak ngasih efek yang sama. Jadi ini soal kafein, bukan bijinya.
Nggak Cuma Kopi, Ini Juga Ngaruh ke Ingatan
Peneliti udah menyesuaikan data dengan berbagai faktor pengganggu: pendidikan, penghasilan, kebiasaan merokok, minum alkohol, diet, berat badan, kesehatan mental, bahkan risiko genetik Alzheimer. Hasilnya tetap sama.
Konsumsi kafein juga muncul dalam bentuk lain. Peminum kopi berkafein lebih jarang ngeluh soal masalah ingatan.
Subkelompok wanita yang lebih tua bahkan performanya sedikit lebih baik di tes kognitif—nunjukin penurunan mental mereka melambat beberapa bulan. Kemungkinan besar berkat kopi.
Tapi Jangan Keburu Euforia
Ini semua nggak membuktikan kafein secara langsung mencegah demensia. Masih perlu banyak riset lanjutan.
Tapi mengingat ukuran sampel yang gede, durasi panjang, dan pelacakan pola makan berulang, studi ini jadi salah satu yang terkuat di bidangnya sejauh ini.
Baca juga: Ciri-Ciri Tumbuh Kembang Anak Normal dan Tanda yang Perlu Diwaspadai
Jangan juga salah arti: bukan berarti lo harus mulai nenggak kopi lebih banyak dari sekarang.
Kalau lo udah minum 2-3 cangkir sehari, tidur lo mungkin udah berantakan.
Tapi setidaknya ada sedikit kepastian: lo mungkin secara nggak sengaja udah bantu diri sendiri buat menjauh dari demensia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vice.com