Jumat, 19 JUNI 2026 • 21:45 WIB

Tren Kecantikan Bergeser, Masyarakat Kini Cari Solusi Kesehatan yang Lebih Menyeluruh

Author

Comprehensive Aesthetic and Wellness yang Digelar oleh Bamed pada Kamis (18/6/2026) (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan perawatan diri terus berkembang.

Jika dulu perawatan kecantikan lebih banyak berfokus pada penampilan luar, kini semakin banyak orang yang melihat kecantikan sebagai bagian dari kesehatan dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Menjawab perubahan tersebut, Bamed memperkenalkan pendekatan Comprehensive Aesthetic and Wellness yang menggabungkan layanan kesehatan dan kecantikan secara lebih menyeluruh, mulai dari kesehatan kulit, pengelolaan berat badan, kesehatan perempuan, hingga intimate wellness.

Baca juga: 7 Manfaat Jus Semangka Campur Lemon untuk Kesehatan Tubuh

Pendekatan ini dinilai semakin relevan karena masyarakat tidak lagi hanya mencari solusi untuk mengatasi keluhan tertentu, tetapi juga ingin menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Chief Executive Officer Bamed, dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG, Subsp.FER, M.Sc, mengatakan bahwa kesehatan kulit, bentuk tubuh, dan kesehatan area intim memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan serta kepercayaan diri seseorang.

"Saat ini, masyarakat mulai memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai kesehatan. Bukan hanya soal mengatasi keluhan yang terlihat, tetapi juga menjaga berbagai aspek tubuh secara menyeluruh. Karena kesehatan kulit, bentuk tubuh, dan kesehatan area intim memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan, kepercayaan diri, dan wellbeing seseorang," ujar dr. Yassin.

Menurutnya, layanan aesthetic dan wellness saat ini perlu mengedepankan keamanan, efektivitas, serta kebutuhan masing-masing pasien, bukan sekadar mengikuti tren.

Hal senada disampaikan Chief Business Marketing & Customer Management Officer Bamed, dr. Ratu Abigail Audity, B.Med.Sc, M.Si. Ia menilai kebutuhan masyarakat kini berkembang ke arah perawatan tubuh secara menyeluruh, termasuk kesehatan area intim dan pengelolaan berat badan.

Baca juga: 7 Manfaat Mangga dan Yoghurt untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

"Perubahan ini bukan hanya sekadar tren, tetapi jadi bukti adanya peningkatan kesadaran terhadap body confidence, yang kini menjadi bagian dari personal branding. Sehingga, masyarakat semakin mencari solusi yang tidak hanya memberikan hasil estetika, tetapi juga mendukung wellbeing secara menyeluruh," ujar dr. Audy.

Sementara itu, Chief Medical & Ancillary Services Officer Bamed, dr. Adhimukti T. Sampurna, Sp.D.V.E, Subsp. O.B.K, FINSDV, FAADV, mengatakan pasien modern cenderung mencari perawatan yang minim tindakan bedah, aman, dan tidak membutuhkan waktu pemulihan yang lama.

Menurutnya, teknologi medis dapat membantu menjawab kebutuhan tersebut, namun tetap harus digunakan berdasarkan evaluasi medis yang tepat dan mengutamakan keselamatan pasien.

Selain kesehatan kulit dan bentuk tubuh, perhatian terhadap kesehatan area intim perempuan juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir. dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG., FAUCICOG., MM., MARS menjelaskan bahwa intimate wellness kini semakin dipahami sebagai bagian dari kesehatan perempuan secara menyeluruh.

"Saat ini, kita melihat bahwa intimate wellness mulai dipahami sebagai bagian penting dari kesehatan perempuan secara menyeluruh, bukan hanya berkaitan dengan estetika," jelas dr. Yeni.

Menurutnya, berbagai kondisi seperti vagina kering, penurunan elastisitas area kewanitaan, hingga inkontinensia urine ringan dapat memengaruhi kenyamanan dan kepercayaan diri perempuan sehingga perlu mendapatkan penanganan yang tepat.

Di sisi lain, pengelolaan berat badan juga menjadi bagian penting dalam pendekatan kesehatan modern. dr. Maryam, Sp.GK menegaskan bahwa obesitas merupakan kondisi kesehatan yang kompleks dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengurangi porsi makan atau meningkatkan aktivitas fisik.

"Penanganan obesitas membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif karena berkaitan dengan kesehatan fisik, metabolisme, kondisi hormonal, hingga aspek psikologis," ujarnya.

Baca juga: Tips Melancarkan ASI untuk Ibu Menyusui, Jaga Asupan Bayi Terpenuhi!

Sementara untuk kesehatan kulit, dr. Khalishaturrahmi Nasution, Sp.D.V.E menyebut masyarakat kini tidak hanya mengejar kulit yang terlihat lebih baik, tetapi juga kualitas kulit yang sehat dalam jangka panjang.

Salah satu prosedur yang banyak diminati adalah chemical peeling karena dinilai praktis dan dapat membantu berbagai permasalahan kulit.

Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, berbagai aspek kesehatan dan kecantikan kini semakin dipandang sebagai satu kesatuan. Tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan penampilan, tetapi juga membantu masyarakat mencapai kualitas hidup yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU