Sabtu, 11 JULI 2026 • 18:10 WIB

Mobil Klinik Hewan Keliling Dinilai Buat Presepsi Jakarta Kota Ramah Hewan

Author

Pelayanan mobil klinik hewan di Jakarta ditinjau langsung oleh Gubernur DKI Jakarra Pramono Anung. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Pelayanan mobil klinik hewan di Jakarta ditinjau langsung oleh Gubernur DKI Jakarra Pramono Anung. Mobil layanan tersebut dinilai bisa menjadi Jakarta kota yang ramah untuk hewan.

Peninjauan itu dilakukan oleh Gubernur pada Jumat (10/7/2026) kemarin. Yang ditinjau mobil pelayanan yang berlokasi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika, Jalan Kerja Bakti, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Peluncuran layanan tersebut menjadi wujud realisasi salah satu komitmen Pramono untuk memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling yang akan beroperasi di lima kota administrasi guna melayani kebutuhan kesehatan hewan peliharaan warga jakarta.

Baca juga: Dokter Hewan Beberkan Cara Pembuatan Dry Food dan Manfaatnya bagi Kucing

Pramono menjelaskan, setiap Mobil Klinik Hewan Keliling ini dilengkapi dokter hewan dan peralatan medis untuk memberikan berbagai layanan kesehatan bagi hewan.

Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan dan pengobatan kucing, anjing, kambing, serta sapi, tindakan operasi kecil dan sterilisasi, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG).

"Jakarta sebagai kota yang bebas rabies tentunya harus terus kita dukung, kita pertahankandan kita rawat. Karena itu, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik bagi Jakarta untuk mempertahankan status sebagai kota bebas rabies sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global, kota pusat perekonomian, dan ibu kota negara," kata Pramono.

Pramono menambahkan, pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 23 ribu hewan yang akan menjalani sterilisasi.

Karena itu, dia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota yang ramah terhadap hewan.

Baca juga: 95+ Arane Anake Kewan: Daftar Terlengkap Nama Anak Hewan dalam Bahasa Jawa

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya. Ini merupakan sebuah terobosan baru, mungkin pertama kali ada di Indonesia, dimulai dari Jakarta, karena kami ingin Jakarta menjadi kota yang ramah hewan, apa pun jenis hewannya," ujarnya.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth mengapresiasi peluncuran Mobil Klinik Hewan Keliling tersebut.

Menurutnya, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini menandakan Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud.

"Jakarta targetnya adalah menjadi kota ramah hewan. Dengan adanya klinik hewan yang mobile seperti ini menandakan target tersebut perlahan tercapai," ujar Kenneth.

Kent mengatakan jika Gubernur DKI Jakarta sudah merealisasikan salah satu janji kampanyenya dengan memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat Jakarta.

"Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan akses pelayanan kesehatan hewan yang diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, baik bagi pemilik hewan peliharaan maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hewan di Ibu Kota. Realisasi program tersebut merupakan salah satu bentuk pemenuhan janji kampanye Pak Pramono Anung Wibowo untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih inklusif dan menjawab kebutuhan warga Jakarta," bebernya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Dr. drh. Hasudungan A Sidabalok sendiri memastikan pihaknya akan mengoptimalkan operasional Mobil Klinik Hewan Keliling dengan mengerahkan tenaga medis veteriner yang kompeten.

"Kami akan mengoperasikan layanan ini selama enam hari dari Senin-Sabtu. Untuk titik lokasinya akan kami umumkan di media sosial kami, sehingga masyarakat bisa langsung datang," kata Hasudungan.

Dia juga membuka peluang pemberian tarif khusus atau subsidi bagi kelompok masyarakat tertentu seperti pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) maupun program bantuan sosial lainnya. Meski demikian, skema tersebut masih akan dikaji mengingat layanan ini baru mulai dioperasikan.

"Nanti akan ada subsidi untuk pemegang-pemegang Kartu Jakarta Pintar atau yang lain. Nah itu baru nanti kita akan pikirkan ke depannya. Jadi mudah-mudahan nanti semua lapisan masyarakat bisa menikmati," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU