Ilustrasi menjalani hubungan dengan orang npd. (freepik)
INDOZONE.ID - Apakah kamu merasa hubunganmu penuh tekanan dan membuatmu sering mempertanyakan kewarasan diri sendiri? Bila pasanganmu selalu ingin jadi pusat perhatian, kurang empati, dan membuatmu lelah secara emosional, bisa jadi kamu sedang menjalani hubungan dengan orang narsistik.
Dalam banyak kasus, seseorang bisa mengidap gangguan kepribadian narsistik (Narcissistic Personality Disorder/NPD), kondisi psikologis serius yang bisa berdampak besar pada hubungan pribadi, terutama dalam rumah tangga atau hubungan percintaan
Agar kamu lebih waspada dan tidak terjebak dalam hubungan yang merugikan, berikut beberapa ciri-ciri orang narsistik dan cara menghadapinya.
Baca juga: Tanpa Disadari, Ini 5 Kebiasaan Komunikasi yang Bisa Merusak Hubungan
Ilustrasi Orang NPD. (Foto: Freepik )
Salah satu ciri khas orang narsistik adalah keinginan besar untuk selalu menjadi pusat perhatian. Dalam segala hal baik saat senang maupun saat sedih mereka cenderung mengarahkan situasi agar tetap berfokus pada diri mereka. Kebutuhan, pendapat, dan pencapaian pasangan sering kali diabaikan, kecuali jika itu bisa menguntungkan dirinya.
Dalam hubungan dengan orang narsistik, kamu akan merasa seperti berbicara dengan tembok. Mereka tidak bisa atau tidak mau memahami perasaanmu. Saat kamu sedih atau kecewa, respons mereka bukanlah empati, melainkan pengabaian atau bahkan penilaian yang menyakitkan. Akibatnya, kamu bisa merasa kesepian meskipun berada dalam satu rumah.
Bagi seorang narsistik, pujian adalah "bahan bakar" untuk egonya. Mereka selalu mendambakan validasi dari orang lain namun enggan memberikan pengakuan kepada pasangannya.
Jika tidak mendapatkan perhatian yang cukup, mereka bisa berubah menjadi sensitif, mudah tersinggung, bahkan marah. Ini bisa melelahkan secara emosional, terutama jika kamu merasa dirimu tidak pernah cukup baik di mata mereka.
Baca juga: 5 Tanda Kamu Terjebak dalam Hubungan Situationship, Waspada Ya!
Gaslighting adalah teknik manipulasi psikologis di mana orang narsistik membuatmu meragukan realitas atau ingatanmu sendiri. Mereka memutarbalikkan fakta, menyangkal kesalahan, dan membuatmu merasa bersalah atas hal-hal yang bukan tanggung jawabmu. Inilah mengapa tinggal serumah dengan orang narsistik bisa sangat melelahkan dan membingungkan.
Salah satu ciri-ciri orang narsistik lainnya adalah ketidakmampuan mengakui kesalahan. Mereka akan selalu mencari cara untuk menyalahkan orang lain, termasuk kamu. Tak peduli seberapa jelas bukti kesalahan mereka, mereka akan berusaha memutarbalikkan keadaan agar kamu yang merasa bersalah.
Jika kamu sering merasa seperti takut bicara, takut bereaksi, takut bertanya, itu bisa jadi karena kamu sedang menjalin hubungan dengan orang narsistik. Mereka menciptakan suasana yang tidak stabil secara emosional, membuat kamu merasa tidak aman bahkan dalam hal-hal sepele.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com