Ilustrasi kecanduan dating apps. (freepik)
INDOZONE.ID - Saat ini, aplikasi kencan jadi cara populer buat kenalan dan membangun hubungan baru. Tinggal swipe, match, lalu ngobrol dan semuanya terasa cepat dan praktis.
Namun, kemudahan ini sering bikin banyak orang tanpa sadar jadi terlalu bergantung pada dating apps. Kalau penggunaannya sudah berlebihan, dampaknya bisa mengganggu produktivitas, kesehatan mental, bahkan hubungan nyata.
Berikut ini beberapa ciri-ciri kecanduan dating apps yang perlu kamu waspadai agar tidak terjebak terlalu jauh.
Baca juga: 5 Batasan Penting Saat Kenalan di Aplikasi Kencan, Apa Saja?
Ilustrasi aplikasi kencan. (freepik.com) (freepik)
Salah satu tanda kamu terlalu bergantung pada dating apps adalah kebiasaan mengecek aplikasi berkali-kali, bahkan ketika nggak ada notifikasi baru. Rasanya ada yang kurang kalau nggak buka aplikasi dalam beberapa jam.
Kebiasaan ini bisa bikin kamu sulit fokus, mudah gelisah, dan akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari. Inilah salah satu dampak terlalu sering main dating apps yang sering tidak disadari pengguna.
Rasa senang saat dapat match baru itu wajar. Tapi kalau harga dirimu cuma bergantung pada jumlah swipe kanan yang masuk, ini bisa jadi bahaya kecanduan dating apps.
Validasi eksternal yang berlebihan membuat mental jadi rapuh. Begitu match berkurang, kamu bisa merasa cemas atau bahkan merasa tidak pantas dicintai. Ini salah satu cara paling mudah untuk tahu kamu adiktif dating apps, yaitu ketika rasa percaya diri sepenuhnya bergantung pada notifikasi.
Baca juga: 7 Tips Kencan yang Bisa Dipelajari dari Drama Korea, Apa Saja?
Kalau terlalu sibuk di dunia dating apps, kamu bisa kehilangan fokus pada hubungan nyata. Bisa muncul perasaan ragu atau terus membandingkan pasangan dengan orang-orang di aplikasi.
Alih-alih memperdalam hubungan yang sedang dijalani, energi malah habis untuk mengejar kemungkinan yang belum pasti. Ini contoh nyata dampak terlalu sering main dating apps, yakni hubungan jadi dangkal dan gampang putus di tengah jalan.
Banyak orang tetap swipe meski sudah jenuh atau kecewa dengan pengalaman di aplikasi. Kebiasaan ini mirip perilaku adiktif yang dilakukan bukan karena menyenangkan, tapi karena tubuh dan pikiran sudah terbiasa.
Kalau sudah begini, itu salah satu ciri-ciri kecanduan dating apps yang serius. Kondisi emosional yang lelah seharusnya jadi sinyal untuk istirahat, bukan malah terus mencari pelarian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vegoutmag.com