Ilustrasi pasangan suka mengungkit. (freepik)
INDOZONE.ID - Pertengkaran dalam hubungan itu wajar, tapi bisa sangat melelahkan kalau pasangan suka mengungkit masa lalu setiap kali emosi memuncak.
Padahal masalah itu sudah pernah dibahas bahkan dimaafkan, tapi tetap saja muncul lagi di setiap konflik. Kalau dibiarkan, kebiasaan ini bisa membuat hubungan terasa tidak sehat dan bikin kamu merasa selalu disalahkan.
Berikut beberapa cara menghadapi pasangan suka mengungkit kesalahan lama agar pertengkaran tidak terus berulang.
Baca juga: 5 Cara Efektif Menghadapi Pasangan yang Sering Kabur saat Ada Masalah
Ilustrasi mengungkit kesalahan. (freepik)
Ketika pasangan selalu mengungkit kesalahan, biasanya itu karena luka lama belum benar-benar sembuh. Sebelum ikut tersulut emosi, dengarkan dulu dan akui perasaannya. Ucapan sederhana seperti, “Aku paham kamu masih sakit hati soal itu, dan aku minta maaf,” bisa membuatnya merasa didengar.
Langkah ini bukan berarti membiarkan kebiasaan itu berlanjut, tapi sebagai awal agar situasi lebih tenang sebelum mencari solusi bersama.
Hindari membahas kebiasaan ini saat pertengkaran sedang berlangsung. Pilih waktu yang tenang, lalu sampaikan dengan kalimat “aku merasa” agar dia tidak merasa dituduh. Misalnya, “Aku merasa sedih kalau kesalahan lama terus diungkit saat kita ribut.”
Dengan cara ini, pasangan lebih mudah menerima pesan dan memahami bahwa kebiasaannya justru memperbesar masalah, bukan menyelesaikannya.
Baca juga: Kenapa Capricorn Dicap Jadi Pasangan Idaman? Ini 5 Alasannya
Alasan pasangan terus mengungkit masa lalu sering kali karena masih ragu kamu sudah benar-benar berubah. Maka, jangan hanya berkata sudah berubah, tapi buktikan lewat tindakan nyata.
Kalau dulu sering telat, sekarang tunjukkan disiplin. Kalau dulu kurang terbuka, kini biasakan lebih jujur. Konsistensi seperti ini akan membangun kepercayaannya, hingga ia berhenti menjadikan masa lalu sebagai senjata.
Saat konflik muncul, arahkan obrolan pada masalah hari ini, bukan “arsip lama.” Kamu bisa berkata, “Kita bahas dulu yang sekarang ya, nanti kalau masih perlu baru bahas yang lama.”
Dengan begitu, pertengkaran jadi lebih terkontrol dan tidak melebar ke hal-hal yang seharusnya sudah selesai. Ini juga menunjukkan bahwa kamu menghargai pasangan, tapi tetap ingin hubungan berjalan ke arah yang lebih sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vegoutmag.com