Ilustrasi menumpuk piring (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu makan bareng teman, terus ada yang langsung inisiatif bantu tumpukan piring atau geser gelas kamu biar pelayan gampang beresin meja?
Sekilas terlihat normal kayak sopan santun biasa, tapi ternyata psikolog bilang hal kecil ini bisa ungkap banyak soal kepribadian kamu.
Berdasarkan psikolog Francisco Tabernero, kebiasaan kecil ini termasuk perilaku prososial. Artinya, kamu membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan.
Baca juga: Masih Suka Makan Mie Pakai Nasi? Ini Bahayanya dan 4 Alternatif Menu Sehat untuk Anak Kos
Biasanya ini berasal dari sifat empati, kerendahan hati, atau rasa tanggung jawab sosial. Jadi, kalau kamu suka refleks bantuin orang di sekitar, bisa jadi itu tanda kamu peka sama orang lain.
Nggak semua tindakan baik murni karena niat baik. Ada juga yang melakukannya karena merasa nggak enakan, takut dinilai negatif, atau punya kecemasan sosial.
Tabernero sebut ini sebagai perilaku passive assertiveness atau sederhananya mengharapkan validasi orang lain ketimbang berani ngomongin kebutuhan diri sendiri.
Baca juga: Waspada Ilusi Toxic Positivity di Lingkungan Kampus, Ketika Motivasi Menjadi Racun Mahasiswa
Nah, menariknya, perilaku kecil seperti ini punya pengaruh cukup besar di dunia profesional.
Sebuah meta analisis di Journal of Applied Psychology dengan data lebih dari 9.800 karyawan, menunjukkan orang yang suka terlibat dalam perilaku prososial ternyata punya produktivitas dan kohesi tim yang lebih tinggi.
Dikutip dari penelitian Harvard Business School juga nemuin fakta serupa: tim yang anggotanya lebih kooperatif bisa naik 16 persen produktivitas dan 12 persen kerja sama internal.
Baca juga: Catat! 5 Skill yang Wajib Dimiliki Sebelum Lulus, Jangan Cuma Fokus ke IPK Saja
Artinya, kebiasaan bantu-bantu kecil ini bisa jadi soft skill penting yang bikin kamu menonjol di dunia kerja nanti.
Kebiasaan sederhana kayak tumpuk piring ternyata punya makna lebih dari sekadar sopan santun. Bisa nunjukkin kamu tipe yang peduli sama sekitar, atau justru orang yang gampang cemas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Complexions Dance