Ilustrasi sedang meeting tapi sambil berdiri agar ada aktivitas fisik. (freepik/pressfoto)
INDOZONE.ID - Apakah kamu pernah merasakan energi terkuras setelah seharian rapat? Kamu tidak sendirian.
Terlalu banyak jadwal dan rapat bisa membuat produktivitas malah menurun, bukan meningkat.
Survei yang dilakukan firma konsultasi manajemen Korn Ferry, yang melibatkan hampir dua ribu responden profesional, menunjukkan bahwa 67 persen di antaranya mengungkapkan rapat yang berlebihan membuat mereka sulit produktif.
Terungkap, masalahnya bukan sekadar kelelahan setelah rapat.
Baca juga: Riset: Manajer Pria Takut Meeting Berdua dengan Pekerja Wanitanya
Penelitian menunjukkan terlalu banyak rapat, apalagi tanpa adanya istirahat, benar-benar dapat memengaruhi cara kerja otak.
Eksperimen sederhana yang dilakukan Microsoft Human Factors Lab pada tahun 2021 memantau aktivitas otak 14 partisipan yang menjalani empat rapat berturut-turut dalam satu hari.
Sebagian hanya diberi waktu 10 menit antarrapat untuk meditasi, sementara sebagian lainnya tidak.
Dalam kelompok rapat tanpa jeda, gelombang beta otak meningkat dari rapat ke rapat, indikator stres yang terus menumpuk.
Bahkan, hanya menunggu rapat berikutnya sudah cukup untuk memicu lonjakan stres.
“Saya tidak heran peserta yang beristirahat di sela-sela rapat merasa lebih baik,” jelas pakar manajemen waktu Laura Vanderkam, dikutip dari HuffPost.
“Setiap orang pasti memiliki cara beristirahat masing-masing, tetapi sering kali tidak disadarinya. Jika kita sengaja memilih kapan dan bagaimana beristirahat, kita bisa lebih merasakan jeda waktu itu dan mendapatkan kesegaran,” tambahnya.
Dengan adanya waktu jeda atau istirahat, peserta menunjukkan aktivitas otak yang lebih seimbang, tanda bahwa mereka lebih terlibat dan fokus selama rapat.
Makanya, istirahat singkat benar-benar mampu membantu menjaga konsentrasi dan energi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Huffpost