Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 20 JULI 2026 • 15:15 WIB

Apa Itu Danau Tektonik? Pengertian, Proses Terbentuk, dan Contohnya

Apa Itu Danau Tektonik? Pengertian, Proses Terbentuk, dan ContohnyaApa Itu Danau Tektonik? Pengertian, Proses Terbentuk, dan Contohnya (Freepik)

INDOZONE.ID - Tahukah kamu, tidak semua danau terbentuk dengan cara yang sama? Ada danau yang terbentuk akibat aktivitas gunung berapi.

Sementara itu, ada juga yang muncul karena pergerakan lempeng tektonik di bumi.

Salah satu jenisnya adalah danau tektonik. Danau ini banyak ditemukan di Indonesia dengan ukuran yang luas dan kedalaman yang mengagumkan.

 Selain menjadi objek wisata, danau ini juga menjadi sumber air dan habitat berbagai makhluk hidup.

Lantas, apa itu danau tektonik? Simak penjelasan pengertian, proses terbentuk, ciri-ciri, hingga contoh danau tektonik di Indonesia berikut ini.

Pengertian Danau Tektonik

Danau tektonik adalah jenis danau yang terbentuk akibat aktivitas tektonisme, yaitu pergerakan, pergeseran, atau patahan pada lempeng kerak bumi.

Saat lempeng bumi bergerak, sebagian wilayah daratan dapat mengalami penurunan atau patahan sehingga membentuk cekungan alami. Cekungan ini berukuran sangat luas dan dalam.

Seiring waktu, cekungan tersebut terisi air hujan, aliran sungai, atau mata air hingga akhirnya menjadi sebuah danau. Proses ini berlangsung secara alami dalam waktu yang sangat lama.

Danau tektonik umumnya memiliki ukuran yang luas, kedalaman yang tinggi, serta garis pantai yang cenderung curam karena terbentuk di sepanjang jalur patahan batuan.

Baca juga: Persiapan Menghadapi Letusan Gunung Berapi

Proses Terbentuknya Danau Tektonik

Proses terbentuknya danau tektonik berlangsung sangat lama. Umumnya, ada dua proses yang menyebabkan danau ini terbentuk:

1. Proses Patahan (Faulting)

Proses patahan terjadi ketika dua lempeng bumi bergerak saling bergeser. Pergerakan ini menimbulkan tekanan yang besar hingga lapisan batuan di kerak bumi mengalami retakan atau patahan.

Akibatnya, sebagian permukaan tanah turun membentuk cekungan yang disebut graben. Cekungan tersebut kemudian terisi air hujan, aliran sungai, maupun mata air hingga akhirnya terbentuk danau tektonik.

2. Proses Lipatan (Folding)

Proses lipatan terjadi saat dua lempeng bumi saling bertumbukan. Tekanan yang besar membuat lapisan tanah dan batuan melengkung hingga membentuk bagian yang lebih tinggi dan lebih rendah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apa Itu Danau Tektonik? Pengertian, Proses Terbentuk, dan Contohnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!