Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 09:05 WIB

Tau nggak, Kenapa Bahasa Gaul Cepat Banget Berubah? Ini Rahasia Evolusi Kata‑kata di Era Digital

Tau nggak, Kenapa Bahasa Gaul Cepat Banget Berubah? Ini Rahasia Evolusi Kata‑kata di Era DigitalIlustrasi Bahasa Gaul (Foto: freepik)

INDOZONE.ID - Kamu pasti pernah ngerasa: “Eh, kemarin lagi hits ‘ngab’, ‘woles’, ‘baper’, sekarang udah ada kata baru lagi: ‘rizz’, ‘gyat’, ‘delulu’…” Ya kan? 

Bahasa gaul anak muda sekarang berubah cepet banget, kadang kita baru hafal satu istilah, eh berubah lagi. 

Nah, artikel ini bakal bongkar kenapa bahasa gaul bisa sedemikian cepat berganti, terutama di era digital yang serba online dan viral. 

Bahasa gaul: bukan cuma “anak muda ngobrol”

Sebelumnya, bahasa gaul bisa dipahami sebagai ragam bahasa informal yang sering dipakai oleh generasi muda atau kelompok tertentu untuk menunjukkan kebersamaan (in-group), identitas, atau sekadar gaya hidup. 

Baca juga: Belasan Ribu Anak Indonesia Unjuk Bakat Program Kidversity 2025, Ada yang Ikutan Coding Challenge

Dalam jurnal sosiolinguistik, istilah “slang” ini dipakai untuk menjelaskan bentuk-bahasa yang dinamis dan kreatif. 

Nah, di era internet dan media sosial, bahasa gaul jadi lebih cepat berubah, lebih menyebar, dan lebih global. Kenapa bisa begitu?

Faktor-faktor yang membuat bahasa gaul jadi “cepat banget berubah”

1. Media sosial dan algoritma konten

Di platform seperti TikTok, Instagram, X, kata-kata gaul baru bisa muncul, viral, dan menyebar hanya dalam hitungan jam atau hari berkat fitur share, like, repost, dan algoritma yang memprioritaskan video/pos yang “cepat kena” ke banyak orang. 

Penelitian menyebut bahwa media sosial memang mempercepat evolusi bahasa lewat penyebaran slang dan internet jargon. 

Baca juga: Kenapa Kita Suka Banget Liat Video Orang Bersihin Sesuatu? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya

Contoh: sebuah istilah slang muncul di TikTok, kemudian banyak creator pakai, lalu masuk ke feed banyak orang, dan voila, kata itu jadi “mainstream” dalam waktu singkat.

2. Kebutuhan akan keren & identitas generasi muda

Bahasa gaul bukan cuma soal komunikasi, tapi soal menunjukkan bahwa “aku bagian dari kelompok ini”, “aku up to date”, “aku gak kuno”. 

Karena generasi muda ingin punya bahasa sendiri sebagai identitas, maka muncul banyak neologisme (kata baru) atau pemaknaan ulang kata lama. 

Studi menunjukkan bahwa generasi muda memakai slang sebagai alat pembentukan identitas sosial dan komunitas digital. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tau nggak, Kenapa Bahasa Gaul Cepat Banget Berubah? Ini Rahasia Evolusi Kata‑kata di Era Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!