Ilustrasi membandingkan diri. (Freepik/katemangostar)
INDOZONE.ID - Pernah nggak Kamu scroll media sosial dan tiba-tiba ngerasa, “Kenapa hidup mereka jauh lebih keren daripada aku?” atau “Kamu lihat teman seangkatan udah dapat pekerjaan bagus sementara Kamu masih nyari?”
Kalau iya, Kamu nggak sendirian. Fenomena ini ternyata punya dasar psikologis yang kuat dan udah diteliti lama banget oleh para psikolog.
Dalam artikel ini kita bakal kupas tuntas kenapa kita sering membandingkan diri dengan orang lain, apa yang terjadi di otak kita, bagaimana media sosial bikin semuanya makin intens, sampai gimana cara supaya perbandingan itu nggak bikin Kamu down.
Baca juga: Apakah Makan Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Lengkap Menurut Ulama
Kesadaran kita terhadap tempat kita di dunia ini sering dibangun lewat perbandingan.
Psikolog sosial Leon Festinger mengembangkan Social Comparison Theory yang mengatakan kalau manusia punya dorongan alami untuk membandingkan dirinya dengan orang lain.
Tujuan utamanya bukan iri-irian, tapi mengukur kemampuan, pendapat, dan perasaan kita terhadap standar sosial yang ada di sekitar kita.
Bayangin Kamu lagi ngerjain presentasi, tapi nggak tau seberapa bagus hasilmu. Kalau Kamu bandingkan dengan orang lain, Kamu bisa nebak seberapa kuat Kamu dibanding mereka.
Tanpa perbandingan, kadang kita nggak punya tolok ukur yang jelas tentang siapa diri kita di tengah banyaknya pilihan standar di kehidupan ini.
Baca juga: Pantang Libur Meski Banjir, Pedagang Tahu Bulat Ini Tetap Jualan Meski Gerobaknya di Kelilingi Air
Intinya, otak manusia itu bukan mesin objektif yang bisa ngukur diri tanpa ada yang dijadikan titik acuan.
Itulah kenapa membandingkan diri dengan orang lain itu sering banget terjadi tanpa kita sadar.
Dalam teori psikologi, ada dua jenis perbandingan yang kerap kita lakukan:
Ini terjadi ketika kita membandingkan diri dengan orang yang kita anggap lebih baik dalam suatu hal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber