INDOZONE.ID - Idul Fitri bukan hanya tentang baju baru atau hidangan khas Lebaran. Lebih dari itu, hari raya ini adalah momentum spiritual setelah sebulan penuh umat Islam menunaikan ibadah puasa Ramadhan.
Di tengah tradisi saling bersalaman dan bermaaf-maafan, satu ucapan kerap terdengar di mana-mana: “Taqabbalallahu minna wa minkum.” Ucapan ini seolah menjadi doa kolektif yang menyertai kebahagiaan Idul Fitri. Namun, apakah kita benar-benar memahami makna, adab, dan waktu yang tepat untuk mengucapkannya?
Artikel ini akan mengulas secara lengkap arti, makna, dalil, serta cara menjawab ucapan taqabbalallahu minna wa minkum agar dapat diamalkan dengan benar sesuai tuntunan Islam.
Secara bahasa, taqabbalallahu minna wa minkum berasal dari bahasa Arab yang berarti:
“Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan dari kalian.”
Ucapan ini merupakan bentuk doa yang mengandung harapan agar seluruh amal ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadhan, seperti puasa, shalat, sedekah, dan amalan lainnya diterima oleh Allah SWT.
Dalam konteks Idul Fitri, ucapan ini menjadi simbol kerendahan hati seorang hamba yang tidak merasa pasti akan diterimanya ibadah, sehingga saling mendoakan menjadi bentuk adab dan ukhuwah Islamiyah.
Baca juga: Arti Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Minal Aidin Wal Faizin
Berikut penulisan lengkapnya:
| Bentuk | Teks |
| Arab | تَقَبَّلَ اللّٰهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ |
| Latin | Taqabbalallāhu minnā wa minkum |
| Arti | Semoga Allah menerima amal dari kami dan dari kalian |
Sering pula ditambahkan lafaz lain, seperti:
تَقَبَّلَ اللّٰهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ، صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ، كُلَّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ
Latin:
Taqabbalallāhu minnā wa minkum, ṣiyāmanā wa ṣiyāmakum, kulla ‘āmin wa antum bikhair.
Artinya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: