Seorang pemuda membagikan buku dan alat tulis ke anak-anak di NTT (TikTok @dikbuul).
INDOZONE.ID - Seorang cowok tergerak membagikan buku dan pena kepada anak-anak di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia tidak ingin kasus pelajar yang mengakhiri hidup karena tak punya alat tulis kembali terjadi dan merenggut masa depan generasi muda.
Rekaman video aksinya diunggah di akun TikTok @dikbuul pada Kamis (5/2/2026).
Cowok tersebut mengungkapkan, selama 21 tahun hidupnya, ia baru pertama kali mengetahui ada anak SD meninggal dunia lantaran tidak sanggup membeli buku dan pena untuk sekolah.
Baca juga: Fenomena Alam Langka, Awan Pelangi Terekam Hiasi Langit Aceh Tengah
Peristiwa tersebut bermula dari kondisi ekonomi keluarga yang sulit. Dalam kasus itu, anak tersebut memilih mengakhiri hidup.
Ia meninggalkan surat wasiat kepada sang mama agar tidak menangisi kepergiannya.
"Puluhan juta siswa senang mendapatkan MBG. Satu murid SD meninggal dunia karena tidak punya uang ingin membeli buku dan pena #NTTJugaIndonesia," tulis akun TikTok @dikbuul.
Ia juga menyampaikan pengakuan bahwa selama dua bulan menjalani touring di wilayah NTT, dirinya menyaksikan langsung kondisi infrastruktur yang tertinggal.
Baca juga: Simple Past Tense: Pengertian, Rumus, Penggunaan, dan Contoh Kalimat
Ia mencontohkan jalan pedesaan yang rusak parah hingga akses masyarakat menuju tempat ibadah dan pendidikan yang masih sangat terbatas.
Di sisi lain, fakta lapangan memperlihatkan bahwa masyarakat dengan kondisi ekonomi sederhana tetap menunjukkan keramahan.
Bahkan, para tamu yang datang ke rumah kerap disambut dengan sajian ayam bakar sebagai bentuk penghormatan.
Baca juga: Apa Itu Fonologi? Pengertian, Fungsi, Peran, Sejarah, Aliran, dan Sub Disiplinnya
Aksi tersebut memicu respons luas dari netizen yang memberikan apresiasi terhadap langkah sederhana namun bermakna.
Menurut mereka, kejadian tragis yang terjadi seharusnya menjadi perhatian pemerintah setempat.
Tak sedikit pula warganet yang menegaskan bahwa NTT merupakan bagian dari Indonesia dan tidak pantas dianaktirikan dalam pembangunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok @dikbuul