Ilustrasi perubahan kimia. (freepik)
INDOZONE.ID - Dalam mempelajari reaksi kimia, tidak hanya penting untuk mengetahui jenis zat yang bereaksi, tetapi juga jumlah zat yang terlibat di dalamnya. Ilmu yang membahas hubungan jumlah zat dalam suatu reaksi kimia dikenal sebagai stoikiometri.
Stoikiometri menjadi dasar penting dalam berbagai perhitungan kimia. Melalui konsep ini, kita dapat menentukan perbandingan massa, mol, maupun volume zat yang terlibat dalam reaksi kimia. Berikut beberapa penjelasannya.
Baca juga: Teks Prosedur Adalah: Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri Kebahasaan, dan Contohnya
Stoikiometri merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari hubungan kuantitatif antara zat-zat yang terlibat dalam suatu reaksi kimia. Hubungan kuantitatif tersebut dapat berupa perbandingan massa, jumlah mol, maupun volume zat yang bereaksi dan yang dihasilkan.
Melalui stoikiometri, kita dapat mengetahui berapa banyak pereaksi yang diperlukan untuk menghasilkan jumlah produk tertentu. Sebaliknya, stoikiometri juga memungkinkan kita memperkirakan jumlah produk yang akan terbentuk dari sejumlah pereaksi tertentu.
Dalam praktiknya, perhitungan stoikiometri biasanya dilakukan dengan menggunakan persamaan reaksi kimia yang sudah disetarakan. Dengan demikian, jumlah atom dari setiap unsur di kedua sisi persamaan reaksi tetap sama sesuai dengan hukum kekekalan massa.
Baca juga: Notaris Adalah: Pengertian, Tugas, Fungsi, Syarat, dan Contoh Layanannya
Untuk memahami stoikiometri dengan baik, terdapat beberapa konsep penting yang perlu diketahui. Konsep-konsep ini menjadi dasar dalam melakukan berbagai perhitungan kimia.
Massa atom relatif merupakan perbandingan antara massa suatu atom dengan massa standar yang dijadikan acuan, yaitu 1/12 massa atom karbon-12. Nilai massa atom relatif digunakan untuk menentukan massa unsur dalam suatu senyawa kimia.
Dengan mengetahui nilai Ar suatu unsur, kita dapat menghitung massa molekul relatif serta menentukan komposisi zat dalam suatu reaksi kimia.
Massa molekul relatif adalah jumlah massa atom relatif dari seluruh unsur yang menyusun suatu molekul. Nilai Mr sangat penting dalam perhitungan kimia karena berkaitan dengan massa suatu senyawa dan jumlah molnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis