Ilustrasi hubungan toxic dengan pasangan. (freepik.com) (freepik)
INDOZONE.ID - Nggak semua hubungan yang terlihat “penuh cinta” itu sehat. Ada juga yang diam-diam bikin capek batin, bahkan menguras energi tanpa disadari. Salah satunya adalah hubungan codependent, kondisi saat satu pihak terus memberi, sementara yang lain terbiasa bergantung.
Sekilas mungkin terasa hangat dan penuh perhatian. Tapi kalau dibiarkan, hubungan ini bisa bikin kamu kehilangan diri sendiri.
Dalam hubungan ini, biasanya ada dua peran yang terbentuk secara tidak sadar:
Masalahnya, pola ini terus berulang. Yang satu kelelahan karena terus memberi, yang lain makin nyaman karena selalu ditopang. Di sinilah hubungan mulai kehilangan keseimbangan.
Baca juga: Kenapa Banyak Orang Susah Putus dari Hubungan Toxic? Ini Penjelasan Secara Psikologinya
Kalau kamu sering merasa hal-hal ini, bisa jadi kamu ada di posisi yang terlalu banyak memberi:
Ironisnya, banyak orang di posisi ini nggak sadar kalau dirinya sudah terlalu mengabaikan kebutuhan sendiri.
Di sisi lain, tanda-tanda ini bisa jadi alarm:
Tenang, ini bukan label seumur hidup. Begitu kamu sadar, perubahan masih sangat mungkin dilakukan.
Ilustrasi menjalani hubungan toxic. (freepik.com) (freepik)
Hubungan codependent nggak selalu soal pasangan. Pola ini juga sering muncul di:
Biasanya, faktor seperti trauma masa lalu, pola asuh, atau kondisi mental ikut memengaruhi terbentuknya pola ini.
Kalau terus dibiarkan, hubungan seperti ini bisa mengganggu kesehatan mental:
Lama-lama, kamu bisa lupa siapa dirimu sebenarnya di luar hubungan itu.
Baca juga: Tidak Komunikasi Lebih Sakit daripada Tetap Dalam Hubungan Toxic? Penyebab dan Cara Mengatasinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline.com