Idiom dalam Bahasa Inggris (Nano Banana)
INDOZONE.ID - Pernahkah Anda mendengar seseorang berkata, "It's raining cats and dogs" lalu bertanya-tanya mengapa hujan tiba-tiba dikaitkan dengan kucing dan anjing? Atau mungkin Anda menemukan frasa "break a leg" dan merasa heran mengapa seseorang justru mendoakan hal buruk?
Fenomena kebahasaan seperti ini adalah contoh nyata bagaimana sebuah bahasa tidak selalu dapat dipahami secara harfiah. Di sinilah idiom memainkan perannya sebagai kekayaan linguistik yang memberikan warna, kedalaman, dan karakter dalam komunikasi sehari-hari.
Idiom adalah bentuk ungkapan khas yang tidak dapat dijelaskan secara logis atau kata per kata, namun justru menjadi elemen penting yang membuat bahasa terasa hidup dan ekspresif. Dalam artikel ini, kita akan membedah secara mendalam tentang apa itu idiom, bagaimana karakteristiknya, serta berbagai contoh populer yang sering digunakan dalam bahasa Inggris, lengkap dengan tips mempelajarinya.
Secara etimologis, kata "idiom" berasal dari bahasa Yunani, idios, yang berarti khas, mandiri, khusus, atau pribadi. Makna ini secara tepat menggambarkan hakikat idiom sebagai ungkapan yang memiliki kekhasan tersendiri dalam suatu bahasa.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), idiom didefinisikan sebagai konstruksi bahasa yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna kata penyusunnya. Dengan kata lain, ketika Anda menjumpai sebuah idiom, Anda tidak dapat menerjemahkannya secara harfiah kata per kata karena makna yang dihasilkan jauh berbeda dari makna asli setiap kata pembentuknya.
Para ahli linguistik memberikan perspektif yang memperkaya pemahaman kita tentang idiom. Chaedar Alwasilah (1985) mendefinisikan idiom sebagai grup kata-kata yang memiliki makna tersendiri yang berbeda dari makna tiap kata dalam grup tersebut. Lebih lanjut, H. Kridalaksana (1993) menegaskan bahwa idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya, dan dianggap sebagai gaya bahasa yang bertentangan dengan prinsip penyusunan komposisi.
Karakteristik paling menonjol dari idiom adalah sifatnya yang non-literal. Seperti dijelaskan oleh Gorys Keraf (2010), idiom merupakan pola-pola struktural yang menyimpang dari kaidah bahasa yang umum, tidak bisa diterangkan secara logis, dan secara gramatikal bertumpu pada makna kata yang membentuknya.
Baca juga: Nama-Nama Hewan dalam Bahasa Inggris dan Artinya: Materi Belajar untuk Anak, Orang Tua dan Pendidik
Salah satu tantangan terbesar dalam mempelajari idiom adalah kecenderungan kita untuk menerjemahkan kata demi kata. Padahal, makna idiom bersifat idiomatis artinya makna tersebut hanya dapat dipahami dalam konteks penggunaannya sebagai satu kesatuan utuh.
Pertimbangkan idiom "spill the beans". Jika diartikan secara harfiah, frasa ini berarti "menumpahkan kacang-kacangan". Namun, sebagai idiom, maknanya adalah "membocorkan rahasia". Tidak ada hubungan logis antara kacang-kacangan dengan rahasia, inilah yang disebut dengan sifat konvensional dan non-literal dari idiom.
Dr. Nurlaela Ariana dalam jurnal Penggunaan Idiom Bahasa Indonesia (2020) menjelaskan bahwa idiom merupakan persoalan pemakaian bahasa oleh penutur asli yang tidak bisa diterjemahkan secara harfiah ke dalam bahasa asing. Ini berarti bahwa untuk memahami idiom, kita harus mempelajarinya dalam konteks budaya dan kebiasaan masyarakat pengguna bahasa tersebut.
Berdasarkan kajian linguistik, idiom dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori. Memahami jenis-jenis idiom akan membantu Anda mengenali dan menggunakannya dengan lebih tepat.
| Jenis Idiom | Penjelasan | Contoh |
| Idiom Penuh | Unsur-unsur pembentuknya telah menyatu sempurna menjadi satu kesatuan makna. Setiap unsur kehilangan makna leksikal aslinya. Tidak dapat disisipi kata lain atau diganti unsurnya. |
|
| Idiom Sebagian | Masih ada salah satu unsur yang mempertahankan makna leksikal aslinya, sementara unsur lainnya bermakna idiomatis. |
|
| Kategori | Penjelasan | Contoh |
| Bagian tubuh | Menggunakan unsur anggota tubuh manusia | tulang punggung (penopang keluarga), rendah hati (tidak sombong) |
| Warna | Mengandung unsur nama warna | meja hijau (pengadilan), darah biru (bangsawan) |
| Hewan | Menggunakan nama atau sifat binatang | kambing hitam (tumpuan kesalahan), lintah darat (rentenir) |
| Bilangan | Mengandung kata bilangan | bermuka dua (tidak jujur), kaki lima (pedagang di pinggir jalan) |
| Tumbuhan | Menggunakan nama atau bagian tumbuhan | bunga desa (gadis tercantik di desa), buah bibir (bahan pembicaraan) |
Dalam bahasa Inggris, idiom digunakan secara luas dalam percakapan sehari-hari, film, musik, dan karya sastra. Berikut adalah beberapa idiom populer beserta makna dan contoh penggunaannya:
| Idiom | Makna | Contoh Penggunaan |
| It's a piece of cake | Sangat mudah | "The exam was a piece of cake. I finished it in 20 minutes." |
| Hit the sack | Pergi tidur | "I'm exhausted after work. Time to hit the sack." |
| Break a leg | Semoga berhasil | "You have a performance tonight? Break a leg!" |
| Under the weather | Kurang sehat | "I won't come to work today; I'm feeling under the weather." |
| Costs an arm and a leg | Sangat mahal | "That designer handbag costs an arm and a leg." |
| Kill two birds with one stone | Menyelesaikan dua hal sekaligus | "By walking to work, I kill two birds with one stone: exercise and commuting." |
| Spill the beans | Membocorkan rahasia | "Don't spill the beans about the surprise party!" |
| Face the music | Menghadapi konsekuensi | "You made a mistake, now you have to face the music." |
| Once in a blue moon | Sangat jarang | "He only visits his hometown once in a blue moon." |
| Bite the bullet | Menghadapi situasi sulit dengan berani | "I hate injections, but I'll bite the bullet and get it done." |
Seringkali, idiom disamakan dengan peribahasa. Padahal, keduanya memiliki perbedaan fundamental yang penting untuk dipahami.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ef.co.id, Telkom University