Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 APRIL 2026 • 12:05 WIB

Anak Tiba-Tiba Murung dan Menarik Diri? Bisa Jadi Ini Ulah Teman Toxic-nya! Ini Cara Mengatasinya

Anak Tiba-Tiba Murung dan Menarik Diri? Bisa Jadi Ini Ulah Teman Toxic-nya! Ini Cara MengatasinyaIlustrasi anak korban toxic friendship. (freepik)

INDOZONE.ID - Perubahan sikap anak yang tiba-tiba jadi lebih pendiam, mudah emosional, atau menjauh dari keluarga sering dianggap fase biasa. 

Padahal, kondisi ini bisa jadi tanda anak sedang terjebak dalam toxic friendship atau pertemanan yang tidak sehat, yaitu hubungan pertemanan yang merusak secara emosional.

Fenomena ini semakin sering terjadi, terutama di era media sosial. Anak bisa merasa sangat bahagia saat diterima oleh temannya, tapi langsung terpuruk saat dijauhi. 

Pola naik-turun emosi ini bukan sekadar “drama pertemanan”, melainkan bentuk tekanan psikologis yang nyata.

Baca juga: Banyak yang Nggak Sadar, 4 Kebiasaan Ini Bikin Hubungan Jadi Toxic dan Hancur Perlahan

Bagaimana Toxic Friend Bisa Mempengaruhi Anak?

Tidak sedikit anak yang memiliki sifat manipulatif dan cenderung ingin mengontrol. 

Mereka bisa terlihat baik di depan guru atau orang tua, tapi menunjukkan perilaku berbeda saat bersama temannya.

Beberapa pola yang sering terjadi antara lain:

  • Mengucilkan secara sengaja, lalu memamerkan kebersamaan dengan orang lain di media sosial
  • Menuduh tanpa alasan jelas, membuat korban merasa bersalah atas hal yang tidak dilakukan
  • Memutar-balikkan fakta, hingga korban terlihat sebagai pihak yang “bermasalah”
  • Menghasut teman lain, sehingga anak merasa sendirian dan tidak punya dukungan

Perilaku ini sering dilakukan secara halus (covert), sehingga sulit dikenali. Bahkan korban sering kali tidak sadar bahwa dirinya sedang dimanipulasi.

Baca juga: Momen Siswa SMP Putus Sekolah Bantu Orang Tua Jualan, Perpisahan Teman Sekelas Bikin Haru

Kenapa Anak Sulit Keluar dari Hubungan Toxic?

Ini yang sering membuat orang tua bingung.

Banyak anak justru menyalahkan diri sendiri. Mereka merasa tidak cukup baik, takut kehilangan teman, atau khawatir akan dijauhi lingkungan sosialnya.

Selain itu:

  • Anak sudah telanjur percaya pada pelaku
  • Lingkaran pertemanan sudah “dipengaruhi”
  • Anak takut sendirian dibanding harus bertahan di hubungan yang menyakitkan

Inilah alasan kenapa memaksa anak untuk langsung menjauh sering kali tidak efektif, bahkan bisa memperburuk keadaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychologytoday.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Anak Tiba-Tiba Murung dan Menarik Diri? Bisa Jadi Ini Ulah Teman Toxic-nya! Ini Cara Mengatasinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!