Kucing tersenyum. (photo/boredpanda.com)
INDOZONE.ID - Pernah kepikiran untuk menyikat gigi kucing sendiri di rumah? Kedengarannya niat, tapi juga cukup menantang.
Bagi sebagian orang, ini terdengar seperti ide bagus. Namun, bagi yang pernah mencoba, bisa jadi pengalaman yang membuat kapok.
Jangan salah, kucing juga bisa mengalami masalah gigi serius.
Data dari Cornell University College of Veterinary Medicine menyebutkan bahwa lebih dari setengah kucing berusia di atas empat tahun mengalami penyakit gigi, bahkan angkanya bisa mencapai 90 persen.
Masalahnya bukan hanya bau mulut. Jika gusi sudah bermasalah, kucing bisa kesulitan makan, menjadi lebih pendiam, hingga mengalami penurunan kesehatan secara keseluruhan.
Karena itu, banyak dokter hewan menyarankan menyikat gigi kucing secara rutin, idealnya setiap hari.
Baca juga: Temani Pemilik dari Kecil hingga Jadi Dokter Hewan, Kisah Kucing Ini Berakhir Pilu
Di sinilah tantangannya. Kucing bukan hewan yang mudah diajak bekerja sama untuk membuka mulut. Saat melihat sikat gigi, mereka bisa langsung bersikap defensif.
Ahli perilaku kucing, Jackson Galaxy, bahkan menyebut bahwa menyikat gigi kucing tanpa drama adalah hal yang tidak mudah dan berpotensi menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan.
Ilustrasi kucing putih lucu (Freepik)
Selain soal teknis, ada risiko lain yang jarang disadari: hubungan dengan kucing bisa berubah.
Jika setiap interaksi dikaitkan dengan pengalaman tidak nyaman, kucing bisa menjadi lebih waspada, menghindar, dan kehilangan rasa percaya.
Jawabannya tidak mutlak. Menyikat gigi memang baik untuk kesehatan, tetapi tidak harus dipaksakan pada semua kucing.
Sebaiknya, diskusikan dengan dokter hewan dan sesuaikan dengan karakter kucing masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Discovermagazine.com