Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 05 MEI 2026 • 17:30 WIB

Apa Itu Quarter Life Crisis? Kenali Tanda dan Tips Menghadapinya

Apa Itu Quarter Life Crisis? Kenali Tanda dan Tips MenghadapinyaIlustrasi Quarter Life Crisis. (Freepik)

INDOZONE.ID - Memasuki usia 20-an sering kali jadi fase yang penuh perubahan. Ada tuntutan untuk mulai mandiri dan menentukan arah hidup, tapi muncul rasa cemas, bingung, bahkan tekanan dari lingkungan sekitar pada saat bersamaan.

Kondisi ini dikenal sebagai quarter life crisis yang cukup umum dialami banyak orang. Fenomena ini biasanya muncul saat seseorang mulai masuk fase dewasa, lalu dihadapkan dengan berbagai keputusan besar dalam hidup, mulai dari karier, hubungan, hingga keuangan.

Baca juga: Cuma Modal Nonton Film Bareng, Kalian Bisa Makin Dekat Walau Lagi LDR

Apa Itu Quarter Life Crisis?

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, quarter life crisis adalah periode saat seseorang memasuki masa dewasa, biasanya di usia 25–30 tahun.

Pada fase ini, banyak orang mengalami tekanan emosional seperti merasa bingung dengan arah hidup, cemas terhadap masa depan, hingga kehilangan tujuan.

Penyebab Quarter Life Crisis

Quarter life crisis umumnya dipicu oleh pengalaman pertama dalam menghadapi realitas kehidupan dewasa.

Beberapa faktor yang sering menjadi pemicu antara lain:

  • Perubahan besar dalam hidup;
  • Tuntutan untuk merencanakan masa depan;
  • Mulai hidup mandiri;
  • Pengambilan keputusan penting;
  • Tekanan dari lingkungan sosial dan keluarga;
  • Masalah finansial atau pekerjaan;
  • Melihat pencapaian orang lain.

Baca juga: 7 Aktivitas Seru Ini Bisa Bikin Hubungan Tetap Awet Meski Terpisah Jarak!

Ciri-ciri Quarter Life Crisis

Beberapa tanda yang bisa dikenali antara lain:

  • Sering merasa cemas dan bingung;
  • Membandingkan diri dengan orang lain;
  • Takut tertinggal;
  • Kehilangan motivasi;
  • Sulit mengambil keputusan;
  • Merasa tidak puas dengan hidup;
  • Kesulitan menjalin hubungan sosial.

Cara Mengatasi Quarter Life Crisis

Fase ini bisa dihadapi dengan langkah yang lebih terarah. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya seperti:

1. Bercerita dengan Orang Terdekat

Berbagi cerita bisa membantu mengurangi beban pikiran dan mendapatkan perspektif baru.

2. Mengurangi Kebiasaan Membandingkan Diri

Setiap orang memiliki proses dan waktu yang berbeda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sahabat Pegadaian, Verywell Mind, Yayasan Kesehatan Perempuan, Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apa Itu Quarter Life Crisis? Kenali Tanda dan Tips Menghadapinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!