Ilustrasi Quarter Life Crisis. (Freepik)
INDOZONE.ID - Memasuki usia 20-an sering kali jadi fase yang penuh perubahan. Ada tuntutan untuk mulai mandiri dan menentukan arah hidup, tapi muncul rasa cemas, bingung, bahkan tekanan dari lingkungan sekitar pada saat bersamaan.
Kondisi ini dikenal sebagai quarter life crisis yang cukup umum dialami banyak orang. Fenomena ini biasanya muncul saat seseorang mulai masuk fase dewasa, lalu dihadapkan dengan berbagai keputusan besar dalam hidup, mulai dari karier, hubungan, hingga keuangan.
Baca juga: Cuma Modal Nonton Film Bareng, Kalian Bisa Makin Dekat Walau Lagi LDR
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, quarter life crisis adalah periode saat seseorang memasuki masa dewasa, biasanya di usia 25–30 tahun.
Pada fase ini, banyak orang mengalami tekanan emosional seperti merasa bingung dengan arah hidup, cemas terhadap masa depan, hingga kehilangan tujuan.
Quarter life crisis umumnya dipicu oleh pengalaman pertama dalam menghadapi realitas kehidupan dewasa.
Beberapa faktor yang sering menjadi pemicu antara lain:
Baca juga: 7 Aktivitas Seru Ini Bisa Bikin Hubungan Tetap Awet Meski Terpisah Jarak!
Beberapa tanda yang bisa dikenali antara lain:
Fase ini bisa dihadapi dengan langkah yang lebih terarah. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya seperti:
1. Bercerita dengan Orang Terdekat
Berbagi cerita bisa membantu mengurangi beban pikiran dan mendapatkan perspektif baru.
2. Mengurangi Kebiasaan Membandingkan Diri
Setiap orang memiliki proses dan waktu yang berbeda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sahabat Pegadaian, Verywell Mind, Yayasan Kesehatan Perempuan, Amatan