Ilustrai menyelamatkan hubungan yang nyaris putus. (freepik)
INDOZONE.ID - Awalnya saling kirim pesan sampai ketiduran di depan layar. Dulu hal kecil terasa lucu. Sekarang cara dia mengetik pesan saja bisa bikin emosi naik.
Tapi sekarang? Baru lihat notif dari pasangan saja rasanya sudah malas membalas.
Kalau kamu sedang ada di fase hubungan seperti ini, kamu nggak sendirian.
Banyak pasangan berpikir hubungan berakhir karena rasa cinta hilang. Padahal kenyataannya, banyak hubungan kandas karena luka lama terus disimpan.
Baca juga: Punya Kulit “Glass Skin” Bukan Mimpi! Ternyata Cuma 1 Hal Ini yang Sering Diremehkan
Sebelum buru-buru bilang putus, ada satu hal penting yang perlu dipikirkan matang-matang: apakah kalian masih bisa saling memaafkan?
Salah satu kebiasaan paling merusak dalam hubungan adalah terus mengungkit kesalahan masa lalu.
Saat bertengkar soal hal kecil, tiba-tiba masalah lama ikut dibongkar lagi. Mulai dari kesalahan bertahun-tahun lalu, janji yang pernah diingkari, sampai luka yang sebenarnya sempat dianggap selesai.
Masalahnya, hubungan nggak akan pernah bergerak maju kalau kalian terus berjalan sambil menarik beban masa lalu. Ibarat naik motor sambil menahan rem, capeknya dobel dan kalian tetap nggak sampai ke tujuan.
Baca juga: Hukum Patungan Kurban di Sekolah, Sah atau Tidak?
Kalimat seperti:
“Kamu dulu juga pernah bohong.”
“Aku masih sakit hati sama kejadian itu.”
“Aku nggak bisa lupa apa yang kamu lakuin.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline