Ilustrasi mengakhiri hubungan. (freepik)
INDOZONE.ID - Memutuskan hubungan itu sering kali terasa seperti mencabut plester di luka yang belum benar-benar kering — sakit, bikin ragu, tapi kadang memang harus dilakukan agar lukanya tidak makin parah.
Banyak orang bertahan terlalu lama dalam hubungan yang sebenarnya sudah retak. Alasannya macam-macam: masih sayang, takut sendiri, khawatir dicap jahat, atau bingung harus mulai dari mana untuk bilang, “Kayaknya kita cukup sampai di sini”.
Masalahnya, memaksakan hubungan yang sudah kehilangan arah justru bisa membuat dua orang sama-sama lelah. Kalau kamu merasa sudah mencoba segalanya dan hubungan tetap mentok di masalah yang sama, mungkin perpisahan memang jadi jalan yang paling masuk akal.
Tapi bagaimana cara putus yang benar tanpa bikin keadaan makin kacau? Simak langkah-langkahnya berikut ini.
Baca juga: Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap dengan Tata Caranya
Kalau hubunganmu masih berada dalam situasi yang aman, sebaiknya akhiri hubungan secara langsung, bukan lewat chat yang singkat dan “dingin”.
Bertemu langsung menunjukkan bahwa kamu tetap menghargai pasangan dan hubungan yang pernah dijalani bersama. Pilih tempat yang cukup privat agar obrolan kalian tidak jadi tontonan orang lain. Kafe yang terlalu ramai atau tempat nongkrong favorit teman-teman mungkin bukan pilihan terbaik.
Tapi jangan juga memilih rumah sebagai lokasi putus, karena situasi bisa jadi canggung dan membuat salah satu pihak sulit pergi ketika emosi sedang memuncak.
Baca juga: Hukum Patungan Kurban di Sekolah, Sah atau Tidak?
Banyak orang ingin putus tapi justru berputar-putar saat menjelaskan alasan. Ujung-ujungnya obrolan malah makin panjang dan melelahkan.
Coba susun dulu apa yang ingin kamu sampaikan. Tidak perlu terdengar seperti pidato formal, cukup jujur, jelas, dan tetap sopan. Fokus pada alasan utama kenapa hubungan ini sudah tidak bisa berjalan sehat.
Hindari membuka daftar kesalahan pasangan dari tahun pertama pacaran karena itu hanya akan memperpanjang drama.
Baca juga: Karyawan Wajib Tahu, Ini Aturan Cuti Mendampingi Istri Melahirkan
Ini kesalahan yang sering terjadi. Kalimat seperti “Mungkin kita bisa coba lagi nanti” atau “Aku cuma butuh waktu sendiri” padahal sebenarnya kamu ingin benar-benar selesai justru bikin pasangan sulit move on.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline