Ilustrasi hukum menitipkan doa ke jemaah haji (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)
INDOZONE.ID - Musim haji telah tiba. Banyak orang biasanya menitipkan doa kepada keluarga, teman atau kerabat yang berangkat ke Tanah Suci.
Mulai dari doa kesehatan, rezeki, kelancaran hidup, hingga jodoh serig dititipkan kepada jemaah haji.
Tapi, apakah sebenarnya hal itu diperbolehkan? Yuk simak penjelasannya berikut.
Baca juga: Warga Morowali Kompak Antar Jemaah Haji ke Kota Naik Perahu, Bikin Haru Media Sosial
Menitipkan doa kepada orang yang sedang menunaikan ibadah haji hukumnya diperbolehkan dan sangat dianjurkan.
Menurut para ulama, jemaah haji yang berada di Tanah Suci berada di tempat-tempat mustajab sehingga kamu bisa meminta mereka mendoakan kebaikan, kelancaran rezeki, atau kesehatan.
Namun, ada beberapa adab dan etika yang perlu diperhatikan saat menitip doa kepada jemaah haji.
Baca juga: Daftar Provinsi dengan Kuota Haji Terbanyak, Apa Aja?
Sedangkan menurut pandangan para ulama, meminta doa kepada orang yang sedang berhaji adalah tradisi yang baik, karena mereka sedang berada dalam kondisi spiritual yang dekat dengan Allah SWT.
Pada akhirnya, titip doa kepada orang yang sedang haji hukumnya boleh dan sudah menjadi tradisi yang umum di masyarakat Muslim.
Namun, yang paling penting adalah keyakinan bahwa semua doa tetap kembali kepada Allah SWT.
Jadi, selain menitipkan doa kepada orang yang berhaji, jangan lupa untuk terus memperbaiki ibadah dan memperbanyak doa sendiri setiap hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Himpuh.or.id